Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Nasional di Tuban, Indonesia Catat Sejarah Baru Ketahanan Pangan

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tuban, TNGarda.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Tuban, Sabtu (16/5/2026),

Sebagai bukti nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat modernisasi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guru Honorer Terancam Dihapus 2027, Legislator PKS Bongkar Bahaya Besar bagi Sekolah di Daerah

Dalam kegiatan tersebut, Presiden bahkan turun langsung ke area pertanian dan mengendarai Combine Corn Harvester.

Menunjukkan dukungan penuh terhadap penggunaan teknologi modern di sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas petani Indonesia.

Panen raya jagung serentak kali ini mencakup lahan seluas 189.760 hektare di berbagai wilayah Indonesia dengan estimasi hasil mencapai 1,23 juta ton jagung.

Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas pangan nasional di tengah tantangan ekonomi global dan perubahan iklim.

Pemerintah Larang Marketplace Naikkan Biaya Layanan, Menteri UMKM Ancam Tindak Tegas Platform Nakal

Pemerintah juga mencatat pencapaian bersejarah melalui cadangan beras pemerintah yang kini tersimpan di Bulog mencapai 5,3 juta ton.

Baca Juga:  Kemhan dan Kemensos Teken MoU Pengelolaan Taman Makam Pahlawan, Perkuat Edukasi Kebangsaan

Angka tersebut menjadi indikator kuat bahwa kondisi pangan nasional berada dalam situasi aman, stabil, dan terkendali.

Pada kesempatan yang sama, Presiden meresmikan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri yang masing-masing memiliki kapasitas 1.000 ton.

Selain itu, diluncurkan pula 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Tak hanya berhasil mencapai swasembada beras dan jagung, Indonesia juga mulai memperluas pasar ekspor pupuk ke berbagai negara.

Ancaman Siber Makin Nyata! TNI AU Kerahkan Operasi Pernika dan Cyber Warfare Selama 3 Hari Penuh

Di sisi lain, penurunan harga pupuk hingga 20 persen mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh para petani, sehingga membantu menekan biaya produksi dan meningkatkan kesejahteraan sektor pertanian.

Langkah strategis pemerintah ini menegaskan keseriusan dalam membangun kemandirian pangan nasional, memperkuat ekonomi desa, membuka peluang ekspor, serta meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

 

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: BPM Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional
Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
NU Care LAZISNU Salurkan Daging Kurban hingga Palestina, Ribuan Warga 3T dan Korban Bencana Tersentuh Bantuan
Muhammadiyah Terima Hibah Tanah dari Warga Gunungkidul, Dipercaya Kelola Aset Umat untuk Masa Depan
Wajib Tahu! Begini Prosedur Jual Beli Tanah yang Legal dan Aman Menurut ATR / BPN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:46 WIB

Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:35 WIB

Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Berita Terbaru