Beredar Kabar Perbaikan Jaringan Hingga 4 Bulan, Telkomsel Pastikan Informasi Palsu

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,TNGarda.com – Beredar luas di berbagai platform media sosial sebuah surat yang mengatasnamakan PT Telkom Indonesia Witel Papua terkait gangguan kabel laut Sorong–Papua dengan estimasi waktu perbaikan hingga empat bulan.

Informasi tersebut sempat memicu kekhawatiran masyarakat mengenai potensi gangguan layanan telekomunikasi dan internet di wilayah Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun setelah dilakukan penelusuran dan verifikasi, pihak resmi Telkomsel⁠� Papua dan Maluku memastikan bahwa surat yang beredar tersebut bukan dokumen resmi perusahaan dan termasuk informasi hoaks atau fake news.

Ancaman Siber Makin Nyata! TNI AU Kerahkan Operasi Pernika dan Cyber Warfare Selama 3 Hari Penuh

Klarifikasi itu disampaikan melalui akun resmi Telkomsel⁠� Papua-Maluku dengan memberikan penanda “HOAKS” pada informasi yang tersebar di media sosial.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait kondisi jaringan telekomunikasi di Papua.

Dalam keterangannya, Telkomsel mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi digital, terutama yang berkaitan dengan layanan publik dan infrastruktur telekomunikasi.

Baca Juga:  Rahasia Ketahanan Mental Personel Ops Damai Cartenz di Yahukimo Terungkap, Pendampingan Khusus Jadi Sorotan

Masyarakat diminta untuk selalu memastikan sumber informasi berasal dari kanal resmi dan terpercaya.

Telkomsel juga menegaskan bahwa seluruh informasi resmi perusahaan hanya disampaikan melalui situs resmi, akun media sosial terverifikasi, serta layanan pelanggan resmi perusahaan.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai dokumen atau pesan berantai yang belum memiliki konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

ASEAN Terancam Krisis Global, Indonesia Bongkar Strategi Rahasia Hadapi Konflik Timur Tengah!

Maraknya penyebaran hoaks di era digital dinilai dapat memicu keresahan publik serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang beredar di internet.

Literasi digital dan kebiasaan melakukan verifikasi fakta menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran berita palsu yang dapat merugikan banyak pihak.

Fenomena ini sekaligus menjadi pengingat bahwa informasi yang terlihat formal belum tentu memiliki validitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Verifikasi sumber dan konfirmasi resmi tetap menjadi langkah utama sebelum masyarakat membagikan informasi kepada publik.

 

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Telkom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Analis Bongkar Fakta yang Diam – Diam
Buntut Heboh Nilai Minus LCC MPR, Juri dan MC Kontroversial Akhirnya Dinonaktifkan
ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa
Kemensos Bongkar Sistem Baru Bansos Digital, Data Penerima Kini Diawasi Ketat Lewat DTSEN
Kapolres, Dandim, dan Danlanal Kawal Longmarch Mahasiswa di Nabire
Utang Negara Hampir Rp10 Ribu Triliun, Ekonom Sebut APBN Mulai Kehilangan Kelenturan
Prabowo Perintahkan Renovasi Sekolah dan Puskesmas di Pulau Miangas
Prabowo Tinjau Fasilitas Kesehatan di Pulau Miangas Usai Hadiri KTT ASEAN Filipina
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:04 WIB

Beredar Kabar Perbaikan Jaringan Hingga 4 Bulan, Telkomsel Pastikan Informasi Palsu

Kamis, 14 Mei 2026 - 03:37 WIB

IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Analis Bongkar Fakta yang Diam – Diam

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:16 WIB

Buntut Heboh Nilai Minus LCC MPR, Juri dan MC Kontroversial Akhirnya Dinonaktifkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:25 WIB

ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:46 WIB

Kemensos Bongkar Sistem Baru Bansos Digital, Data Penerima Kini Diawasi Ketat Lewat DTSEN

Berita Terbaru