Pidato Prabowo di KTT ASEAN Jadi Sorotan, Ketahanan Energi dan Pangan Disebut Penentu Masa Depan Kawasan

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILIPINA,TNGarda.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti isu strategis ketahanan energi sebagai agenda mendesak dalam pidatonya pada KTT Khusus BIMP-EAGA yang menjadi bagian dari rangkaian KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Kamis (7/5/2026).

Dalam forum regional tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa dinamika geopolitik global dan tekanan ekonomi dunia saat ini menuntut negara-negara ASEAN untuk memperkuat kerja sama, khususnya di sektor energi dan pangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, ketahanan energi kini bukan lagi sekadar visi jangka panjang, melainkan kebutuhan nyata yang harus segera diwujudkan bersama.

Rahasia Kesiapan Pertahanan Natuna Terungkap, Wakasau Cek Langsung Radar dan Pasukan Garda Terdepan TNI AU

Presiden Prabowo menekankan bahwa kawasan ASEAN memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan yang dapat menjadi solusi strategis menghadapi ketidakpastian global.

Ia menilai kerja sama lintas negara menjadi kunci utama untuk menciptakan sistem energi kawasan yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan efisien.

Salah satu langkah konkret yang didorong Indonesia adalah optimalisasi potensi energi hijau di kawasan BIMP-EAGA.

Potensi tenaga air di Pulau Borneo, pengembangan energi surya di Palawan, hingga pemanfaatan energi angin di wilayah pesisir dinilai memiliki prospek besar untuk mendukung ketahanan energi regional.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia dalam mempercepat transisi menuju energi bersih.

Pemerintah Indonesia menargetkan pengembangan energi surya hingga mencapai kapasitas 100 GW sebagai bagian dari strategi nasional memperkuat energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Heboh di Pulau Kodingareng! Aksi TNI Angkatan Laut Bikin Warga Tersentuh — Gratis Pengobatan, Sunatan, Hingga Sembako Dibagikan

Dalam pidatonya, Presiden juga menyoroti pentingnya penguatan konektivitas energi antarwilayah melalui peningkatan kapasitas Trans Borneo Power Grid.

Baca Juga:  The Trump Administration's Legacy in World Politics: An Assessment

Infrastruktur jaringan listrik lintas kawasan tersebut diyakini mampu meningkatkan efisiensi distribusi energi serta memperkuat stabilitas pasokan listrik di kawasan ASEAN.

Menurut Presiden Prabowo, percepatan transisi energi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.

Dibutuhkan dukungan pembiayaan yang kuat, transfer teknologi, mobilisasi tenaga ahli, serta kemitraan erat bersama mitra pembangunan regional dan internasional.

Tak hanya energi, Presiden Prabowo turut menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat ASEAN.

Ia mengingatkan bahwa stabilitas kawasan akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan negara-negara ASEAN menjaga ketersediaan pangan di tengah ancaman krisis global dan perubahan iklim.

Jumat Berkah Brimob Kalteng Viral ! Batalyon B Pelopor Turun Langsung Bagikan Nasi Kotak ke Jamaah

Presiden Prabowo menilai ASEAN memiliki peluang besar untuk menjadi kawasan yang tangguh dan mandiri apabila mampu memperkuat sinergi di sektor energi, pangan, dan ekonomi.

Karena itu, ia mengajak seluruh negara anggota untuk mempererat solidaritas dan memperkuat kolaborasi strategis menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Dari Cebu, Presiden Prabowo menyampaikan pesan bahwa masa depan ASEAN tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi semata.

Resmi ! YouTube Blokir Akun di Bawah 16 Tahun, Ini Dampaknya untuk Pengguna Indonesia

Tetapi juga oleh kemampuan kawasan menjaga ketahanan energi, ketahanan pangan, serta stabilitas sosial masyarakat secara berkelanjutan.

Pidato tersebut sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu motor penggerak kerja sama regional ASEAN dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, transformasi energi hijau, dan penguatan stabilitas kawasan di tengah perubahan dunia yang berlangsung cepat.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Setkab RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AL dan Italian Navy Sepakat Perkuat Pertahanan Laut, Teknologi Siber Jadi Fokus Utama
ASEAN Terancam Krisis Global, Indonesia Bongkar Strategi Rahasia Hadapi Konflik Timur Tengah!
Diaspora Indonesia di Filipina Apresiasi Perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap WNI di Luar Negeri
Prabowo Tiba di Filipina untuk Hadiri KTT ASEAN ke 48, Disambut Tarian Tradisional dan Pasukan Kehormatan
Eskalasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Ingatkan PPIU Soal Keselamatan Jemaah Umrah
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 21:23 WIB

TNI AL dan Italian Navy Sepakat Perkuat Pertahanan Laut, Teknologi Siber Jadi Fokus Utama

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:58 WIB

ASEAN Terancam Krisis Global, Indonesia Bongkar Strategi Rahasia Hadapi Konflik Timur Tengah!

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:58 WIB

Pidato Prabowo di KTT ASEAN Jadi Sorotan, Ketahanan Energi dan Pangan Disebut Penentu Masa Depan Kawasan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:41 WIB

Diaspora Indonesia di Filipina Apresiasi Perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap WNI di Luar Negeri

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:41 WIB

Prabowo Tiba di Filipina untuk Hadiri KTT ASEAN ke 48, Disambut Tarian Tradisional dan Pasukan Kehormatan

Berita Terbaru