Semangat Belajar Tak Padam, Siswa SD Langkahan Aceh Utara Ikuti Ujian di Tenda Darurat

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara, TNGarda.com – Semangat belajar para siswa di SD Negeri 2 Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, tetap menyala meski harus menjalani ujian kenaikan kelas di bawah tenda darurat akibat sekolah mereka rusak diterjang banjir.

Bencana banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan berat pada bangunan sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ruang-ruang kelas yang sebelumnya menjadi tempat belajar kini tidak lagi dapat digunakan secara normal.

Warga Tenggelam di Kuala Tadu, Brimob Aceh Bergerak Cepat Lakukan Pencarian Intensif

Sehingga pihak sekolah terpaksa mendirikan tenda darurat sebagai lokasi kegiatan belajar mengajar sekaligus pelaksanaan ujian akhir semester.

Di tengah keterbatasan fasilitas, puluhan siswa tampak tetap serius mengerjakan soal ujian.

Mereka duduk beralaskan tikar di bawah naungan terpal, menunjukkan keteguhan dan semangat untuk terus menuntut ilmu meskipun kondisi belum sepenuhnya pulih.

Gerakan Pangan Murah di Banda Aceh Lanud SIM dan Pemko Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga

Banjir yang datang secara tiba-tiba sempat menimbulkan trauma dan rasa takut bagi sebagian siswa.

Namun, dukungan para guru dan orang tua membantu mereka bangkit kembali sehingga proses belajar dapat terus berjalan.

Salah seorang guru SD Negeri 2 Langkahan, Julita, mengakui bahwa kondisi tenda darurat belum memenuhi standar kenyamanan untuk kegiatan belajar maupun pelaksanaan ujian.

Baca Juga:  Kemensos dan BPS Perbarui DTSEN 2026, Pastikan Bansos Tepat Sasaran dan Rekrutmen Sekolah Rakyat Lebih Transparan

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

“Kalau dibilang layak, sebenarnya tidak layak. Tapi terpaksa kami harus tetap mengadakan ujian.

Kami terus mengimbau anak-anak agar tidak libur sekolah, walaupun harus belajar di bawah tenda,” ujar Julita.

Kerusakan akibat banjir tidak hanya berdampak pada bangunan sekolah, tetapi juga mengakibatkan hilangnya sejumlah perlengkapan belajar dan buku pelajaran.

Muhammadiyah Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Meski demikian, para siswa tetap berusaha mempertahankan semangat mereka untuk meraih cita-cita.

Pihak sekolah bersama orang tua murid berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan bantuan guna memperbaiki fasilitas pendidikan yang terdampak banjir.

Mereka menginginkan para siswa dapat kembali belajar di ruang kelas yang aman, nyaman, dan layak.

Kondisi yang dialami siswa SD Negeri 2 Langkahan menjadi pengingat bahwa akses pendidikan yang memadai merupakan hak setiap anak, termasuk mereka yang berada di daerah terdampak bencana.

Artikel ini ditulis oleh Irwan Musa berdasarkan pemberitaan Metro TV yang terbit pada 3 Juni 2026 dengan judul “Siswa SD di Langkahan Jalani Ujian Kenaikan Kelas di Bawah Tenda”.

 

Penulis : Afif Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: FB Irwan Musa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa RPL Prodi Ekonomi Syariah STAI Asy Syafiiyah Nabire Ikuti Bimtek Metode Penelitian untuk Tingkatkan Kualitas Riset
Aksi GPMI-I di DPR Papua Tengah, Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM dan Dialog Intan Jaya
Dapur SPPG Siriwini 001 Bagikan 50 Bingkisan untuk Pasien Anak RSUD Nabire pada Hari Anak Nasional 2026
Resmi Diluncurkan, Program BANGKIT Papua Tengah Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga dan SDM OAP
Kepala Suku Moora Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Wawasan Kebangsaan Demi Menjaga Stabilitas Keamanan di Nabire
Kolaborasi Lazismu dan Permata Bank Syariah Salurkan Rp3,37 Miliar untuk Pemberdayaan Disabilitas
Pernyataan Tegas Mendikdasmen Abdul Muti Jadi Sorotan: Pejabat Tak Boleh Sulit Dihubungi Masyarakat
Prestasi Pendidikan Muhammadiyah Dinilai Mampu Menjadi Motor Peningkatan Mutu Pendidikan Nasional
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Mahasiswa RPL Prodi Ekonomi Syariah STAI Asy Syafiiyah Nabire Ikuti Bimtek Metode Penelitian untuk Tingkatkan Kualitas Riset

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:52 WIB

Aksi GPMI-I di DPR Papua Tengah, Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM dan Dialog Intan Jaya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:23 WIB

Dapur SPPG Siriwini 001 Bagikan 50 Bingkisan untuk Pasien Anak RSUD Nabire pada Hari Anak Nasional 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:52 WIB

Resmi Diluncurkan, Program BANGKIT Papua Tengah Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga dan SDM OAP

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:43 WIB

Kepala Suku Moora Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Wawasan Kebangsaan Demi Menjaga Stabilitas Keamanan di Nabire

Berita Terbaru