
Aceh Utara, TNGarda.com – Semangat belajar para siswa di SD Negeri 2 Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, tetap menyala meski harus menjalani ujian kenaikan kelas di bawah tenda darurat akibat sekolah mereka rusak diterjang banjir.
Bencana banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan berat pada bangunan sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ruang-ruang kelas yang sebelumnya menjadi tempat belajar kini tidak lagi dapat digunakan secara normal.
Warga Tenggelam di Kuala Tadu, Brimob Aceh Bergerak Cepat Lakukan Pencarian Intensif
Sehingga pihak sekolah terpaksa mendirikan tenda darurat sebagai lokasi kegiatan belajar mengajar sekaligus pelaksanaan ujian akhir semester.
Di tengah keterbatasan fasilitas, puluhan siswa tampak tetap serius mengerjakan soal ujian.
Mereka duduk beralaskan tikar di bawah naungan terpal, menunjukkan keteguhan dan semangat untuk terus menuntut ilmu meskipun kondisi belum sepenuhnya pulih.
Gerakan Pangan Murah di Banda Aceh Lanud SIM dan Pemko Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga
Banjir yang datang secara tiba-tiba sempat menimbulkan trauma dan rasa takut bagi sebagian siswa.
Namun, dukungan para guru dan orang tua membantu mereka bangkit kembali sehingga proses belajar dapat terus berjalan.
Salah seorang guru SD Negeri 2 Langkahan, Julita, mengakui bahwa kondisi tenda darurat belum memenuhi standar kenyamanan untuk kegiatan belajar maupun pelaksanaan ujian.
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
“Kalau dibilang layak, sebenarnya tidak layak. Tapi terpaksa kami harus tetap mengadakan ujian.
Kami terus mengimbau anak-anak agar tidak libur sekolah, walaupun harus belajar di bawah tenda,” ujar Julita.
Kerusakan akibat banjir tidak hanya berdampak pada bangunan sekolah, tetapi juga mengakibatkan hilangnya sejumlah perlengkapan belajar dan buku pelajaran.
Muhammadiyah Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza
Meski demikian, para siswa tetap berusaha mempertahankan semangat mereka untuk meraih cita-cita.
Pihak sekolah bersama orang tua murid berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan bantuan guna memperbaiki fasilitas pendidikan yang terdampak banjir.
Mereka menginginkan para siswa dapat kembali belajar di ruang kelas yang aman, nyaman, dan layak.
Kondisi yang dialami siswa SD Negeri 2 Langkahan menjadi pengingat bahwa akses pendidikan yang memadai merupakan hak setiap anak, termasuk mereka yang berada di daerah terdampak bencana.
Artikel ini ditulis oleh Irwan Musa berdasarkan pemberitaan Metro TV yang terbit pada 3 Juni 2026 dengan judul “Siswa SD di Langkahan Jalani Ujian Kenaikan Kelas di Bawah Tenda”.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: FB Irwan Musa






