Pernyataan Tegas Mendikdasmen Abdul Muti Jadi Sorotan: Pejabat Tak Boleh Sulit Dihubungi Masyarakat

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA, TNGarda.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, , menegaskan bahwa pejabat publik harus unggul dalam kualitas dan kompetensi, namun tidak boleh bersikap elitis atau berjarak dengan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti dalam siniar Lensamu di Muhammadiyah Channel yang dirilis pada Kamis (4/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam refleksinya selama sekitar satu setengah tahun menjabat sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, ia menyoroti dua fokus utama yang menjadi prioritas kepemimpinannya, yakni transformasi pendidikan serta perubahan budaya birokrasi di lingkungan kementerian.

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Menurut Abdul Mu’ti, salah satu langkah penting yang telah dilakukan adalah meletakkan fondasi transformasi pendidikan dasar dan menengah melalui pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam.

“Paling tidak satu tahun setengah ini saya sudah meletakkan dasar-dasar transformasi pendidikan dasar dan menengah yang sudah jelas.

Misalnya deep learning, walaupun tidak orisinal pikiran saya, tetapi saya mulai terapkan di sini dan ternyata dukungannya luar biasa dari berbagai negara,” ujarnya.

Warga Kuranji Kesulitan Air Bersih, Brimob Sumbar Turun Tangan Salurkan Bantuan hingga ke Permukiman

Selain penguatan sistem pembelajaran, Kemendikdasmen juga melakukan sejumlah perbaikan layanan pendidikan yang berdampak langsung kepada para guru.

Salah satunya adalah perubahan mekanisme pencairan tunjangan guru yang sebelumnya dilakukan setiap tiga bulan sekali menjadi pembayaran bulanan.

Dalam bidang evaluasi pendidikan, Abdul Mu’ti juga memperkenalkan pendekatan baru melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA).

TNI AU dan RAAF Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Strategis, Fokus pada Latihan Udara dan SDM Modern

Baca Juga:  Refleks Heroik France Yance Tuanubun Selamatkan Bendera di Polres Nabire

Kebijakan ini dihadirkan sebagai solusi tengah atas perdebatan panjang mengenai pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

“Dulu ada stigma terhadap UN. Saya mencari jalan tengah, al-mutawasitoh, yang tengah itu.

Maka hadir Tes Kemampuan Akademik. Kita hindari kata ujian, kita gunakan kata tes, dan yang diukur jelas kemampuan akademiknya,” jelasnya.

Namun, di balik berbagai kebijakan tersebut, Abdul Mu’ti mengaku lebih ingin meninggalkan warisan berupa budaya kepemimpinan yang terbuka, humanis, dan mudah diakses oleh masyarakat maupun jajaran di bawahnya.

PKS Dukung Prabowo Rombak BGN, Kasus Keracunan MBG Jadi Alarm Keras

Ia menilai seorang pemimpin harus memiliki kualitas terbaik dalam menjalankan tugas, tetapi tetap rendah hati dan tidak menciptakan jarak dengan orang lain.

“Saya bangun budaya di kementerian bahwa pejabat itu boleh elit, tetapi tidak boleh elitis. Jangan menjadi pemimpin yang tidak bisa disentuh dan tidak bisa dihubungi,” tegasnya.

Nilai kepemimpinan tersebut, menurut Abdul Mu’ti, merupakan bagian dari pendidikan dan budaya yang ia peroleh selama berkiprah di lingkungan Muhammadiyah.

Pertemuan Menhan RI dan Jepang di Jakarta, Ada Kesepakatan Strategis yang Bisa Ubah Peta Kekuatan Kawasan

Ia berharap budaya kerja yang mengedepankan keterbukaan, pelayanan, dan kedekatan dengan masyarakat dapat terus berkembang di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dengan berbagai langkah transformasi yang telah dijalankan, Abdul Mu’ti berharap fondasi perubahan pendidikan nasional dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi peserta didik, guru, serta seluruh ekosistem pendidikan Indonesia.

 

Penulis : Afif Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi 1448 H di Masjid Siroodjul Jannah Nabire, Momentum Perkuat Iman, Ukhuwah dan Kepedulian
Wanggar Rawan Karhutla, Kepala Suku Rayon Nabire Barat Minta Warga Hentikan Pembakaran Sembarangan
156 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Paniai dan Nabire Terbanyak
Kepala Suku Besar Gwoa Ajak Warga Samabusa Cegah Karhutla dan Jaga Keamanan Kampung
Massa IKT Gelar Aksi Solidaritas di PN Nabire, Tuntut Sidang Kasus Kematian Remaja Waroki Terbuka
577 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Tertinggi dengan 356 Titik
Terungkap! Perkara ABH di Nabire Masuk Tahap II, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Kuasa Hukum ABH Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial, Foto dan Identitas Anak Diminta Disamarkan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Masjid Siroodjul Jannah Nabire, Momentum Perkuat Iman, Ukhuwah dan Kepedulian

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:44 WIB

Wanggar Rawan Karhutla, Kepala Suku Rayon Nabire Barat Minta Warga Hentikan Pembakaran Sembarangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:40 WIB

156 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Paniai dan Nabire Terbanyak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:15 WIB

Kepala Suku Besar Gwoa Ajak Warga Samabusa Cegah Karhutla dan Jaga Keamanan Kampung

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:02 WIB

Massa IKT Gelar Aksi Solidaritas di PN Nabire, Tuntut Sidang Kasus Kematian Remaja Waroki Terbuka

Berita Terbaru