Wanggar Rawan Karhutla, Kepala Suku Rayon Nabire Barat Minta Warga Hentikan Pembakaran Sembarangan

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE, PAPUA TENGAH — Kepala Suku Rayon Nabire Barat, Sem Wanimbo, mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi kemarau panjang yang melanda wilayah Nabire.

Imbauan itu disampaikan Sem Wanimbo saat memberikan sosialisasi kepada masyarakat Suku Dani di Gereja Baptis Menouw, Jalan Poros SP A, Kampung Wiraska, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Rabu (26/8/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sem meminta warga tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, terutama ketika membuka areal pertanian maupun kebun baru.

Jelang HUT Jalasenastri ke-80, 357 Siswa SD Inpres Samabusa Dapat Kejutan dari Lanal Nabire

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok yang masih menyala ke semak atau area yang kering.

Menurutnya, kemarau panjang menyebabkan vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar sehingga kelalaian kecil dapat memicu kebakaran yang meluas.

Distrik Wanggar menjadi salah satu wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan karena memiliki potensi Karhutla.

Selain merusak lingkungan, Karhutla juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat akibat asap.

Bahkan, kualitas udara yang memburuk berpotensi berdampak pada kegiatan pendidikan.

Baca Juga:  Massa IKT Gelar Aksi Solidaritas di PN Nabire, Tuntut Sidang Kasus Kematian Remaja Waroki Terbuka

“Wanggar merupakan wilayah yang rawan kebakaran. Kami meminta kesadaran penuh dari seluruh masyarakat untuk tidak memicu kebakaran, baik sengaja maupun karena kelalaian,” tegas Sem Wanimbo.

Ia mengajak warga menjaga lingkungan dengan menghindari pembakaran terbuka dan segera melaporkan jika menemukan titik api.

Tokoh masyarakat, tokoh gereja, serta kepala keluarga juga diminta berperan aktif memberikan edukasi tentang bahaya Karhutla.

Sem menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini karena kebakaran dapat menimbulkan kerugian dan mengganggu kehidupan sosial masyarakat.

“Karhutla bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat melumpuhkan aktivitas dan mengganggu masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Kepala Suku Besar Gwoa Ajak Warga Samabusa Cegah Karhutla dan Jaga Keamanan Kampung

Sem berharap masyarakat Suku Dani di Nabire Barat dapat berperan dalam mencegah Karhutla selama musim kemarau.

Ia menekankan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi menciptakan wilayah yang aman, sehat dan nyaman.

Sosialisasi berlangsung aman dan mendapat perhatian dari masyarakat serta para tokoh gereja di Kampung Wiraska.

Penulis : Afif Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: TNGarda.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi 1448 H di Masjid Siroodjul Jannah Nabire, Momentum Perkuat Iman, Ukhuwah dan Kepedulian
156 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Paniai dan Nabire Terbanyak
Kepala Suku Besar Gwoa Ajak Warga Samabusa Cegah Karhutla dan Jaga Keamanan Kampung
Massa IKT Gelar Aksi Solidaritas di PN Nabire, Tuntut Sidang Kasus Kematian Remaja Waroki Terbuka
577 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Tertinggi dengan 356 Titik
Terungkap! Perkara ABH di Nabire Masuk Tahap II, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Kuasa Hukum ABH Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial, Foto dan Identitas Anak Diminta Disamarkan
Jadwal Subsidi Angkutan Udara Papua Tengah 2026: Rute, Tarif, dan Ketentuan Penumpang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Masjid Siroodjul Jannah Nabire, Momentum Perkuat Iman, Ukhuwah dan Kepedulian

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:44 WIB

Wanggar Rawan Karhutla, Kepala Suku Rayon Nabire Barat Minta Warga Hentikan Pembakaran Sembarangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:40 WIB

156 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Paniai dan Nabire Terbanyak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:15 WIB

Kepala Suku Besar Gwoa Ajak Warga Samabusa Cegah Karhutla dan Jaga Keamanan Kampung

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:02 WIB

Massa IKT Gelar Aksi Solidaritas di PN Nabire, Tuntut Sidang Kasus Kematian Remaja Waroki Terbuka

Berita Terbaru