Muhammadiyah Resmikan Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia, Lahir dari Tanah Papua Barat

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI, TNGarda.com — Di tengah meningkatnya ancaman krisis iklim dan kerusakan lingkungan global, Muhammadiyah menghadirkan terobosan pendidikan melalui pendirian SMA Muhammadiyah Conservation (SMAMCO) Manokwari, Papua Barat.

Sekolah yang berlokasi di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Arfai, Manokwari Selatan, ini resmi dibuka oleh Abdul Mu’ti pada Kamis (28/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran SMAMCO menandai lahirnya sekolah berbasis konservasi pertama di Indonesia yang mengintegrasikan pendidikan akademik dan pelestarian lingkungan.

Razia Malam di Nabire Berujung Penemuan Sajam, Satgas Ops Damai Cartenz Persempit Ruang Gerak KKB

Serta nilai-nilai keberagaman dalam satu ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan.

Peresmian sekolah tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran Kurikulum Konservasi SMAMCO yang disusun melalui kolaborasi antara EcoBhinneka Muhammadiyah dan WWF-Indonesia.

Kurikulum ini dirancang dengan pendekatan yang memadukan nilai-nilai keagamaan, ilmu pengetahuan, dan kearifan lokal Papua Barat sebagai fondasi pembelajaran.

TNI Satgas Yonif 521/DY Bikin Haru Warga Yalimo, Bagikan Pakaian Gratis untuk Anak Anak hingga Orang Dewasa

Melalui konsep tersebut, peserta didik diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang unggul, tetapi juga kesadaran ekologis yang kuat dalam menjaga kelestarian alam.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, Muhammadiyah, WWF-Indonesia, hingga masyarakat yang turut berkontribusi dalam mewujudkan sekolah ini.

Menurutnya, SMAMCO menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan dapat berperan dalam membangun generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Anggota KKB Intan Jaya, Diduga Terlibat Penembakan dan Pembakaran

Baca Juga:  Seru dan Edukatif! PAUDIT Insan Mandiri Nabire Ajak Siswa Belajar Langsung dari Alam di Yonif 804/DBAY

Ia menegaskan bahwa upaya menanamkan kecerdasan ekologis sejak dini sangat penting di tengah tantangan perubahan iklim dan pemanasan global yang semakin nyata dirasakan masyarakat dunia.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat, Mulyadi Djaya, menjelaskan bahwa SMAMCO dibangun atas kesadaran teologis dan ekologis.

Sekolah ini mengusung semangat manusia sebagai khalifah di bumi yang memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan.

Tepis Stigma Generasi Hedon, Ketua Majelis Syura PKS Dorong Anak Muda Jadikan Kurban Gerakan Sosial

Sekaligus mengadopsi filosofi masyarakat Arfak yang menjunjung tinggi kelestarian hutan sebagai sumber kehidupan.

Dari sebuah bangunan bekas klinik yang dirintis sekitar setahun lalu, SMAMCO kini berkembang menjadi kompleks pendidikan dengan 13 bangunan dan berbagai fasilitas pendukung yang berhasil dibangun secara gotong royong hanya dalam waktu empat bulan.

Direktur EcoBhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan, menegaskan bahwa pendidikan lingkungan harus menjadi gerakan bersama lintas agama dan generasi.

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Menurutnya, krisis iklim dan kerusakan lingkungan tidak dapat diatasi hanya melalui teori di ruang kelas.

Tetapi perlu diwujudkan melalui pengalaman langsung hidup berdampingan dengan alam dan memahami ekosistem secara nyata.

Dukungan penuh dari WWF Indonesia dalam penyusunan kurikulum konservasi berbasis kearifan lokal Papua Barat semakin memperkuat posisi SMAMCO sebagai model pendidikan masa depan yang mengedepankan harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Penulis : Afif.Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prestasi Pendidikan Muhammadiyah Dinilai Mampu Menjadi Motor Peningkatan Mutu Pendidikan Nasional
Dinas Pendidikan Nabire Apresiasi Pelepasan dan Pentas Seni PAUDIT Insan Mandiri, Cetak Generasi Kreatif dan Berkarakter
Sambutan Ketua Yayasan Insan Mandiri Nabire Jadi Sorotan di Pelepasan TKIT, Pesan Pendidikan Karakter Menyentuh Hati
Penuh Haru dan Meriah! Pelepasan PAUDIT Insan Mandiri Nabire Bertema Jejak Kecil di Dunia Hijau, Curi Perhatian
Mobil Perpustakaan Keliling Lanal Nabire Tumbuhkan Literasi di Sekolah Pesisir
Resmi Berdiri di Pinggiran Nabire, Ponpes Riyadul Qur’an Jadi Harapan Baru Pendidikan Generasi Muda
Peresmian Ponpes Riyadul Qur’an di Nabire Berjalan Lancar, Bukti Kuatnya Gotong Royong Masyarakat
BGN Nabire Tegaskan Kasus Alergi Siswa Tidak Ganggu Aktivitas Sekolah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:07 WIB

Prestasi Pendidikan Muhammadiyah Dinilai Mampu Menjadi Motor Peningkatan Mutu Pendidikan Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 00:46 WIB

Muhammadiyah Resmikan Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia, Lahir dari Tanah Papua Barat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:29 WIB

Dinas Pendidikan Nabire Apresiasi Pelepasan dan Pentas Seni PAUDIT Insan Mandiri, Cetak Generasi Kreatif dan Berkarakter

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:47 WIB

Sambutan Ketua Yayasan Insan Mandiri Nabire Jadi Sorotan di Pelepasan TKIT, Pesan Pendidikan Karakter Menyentuh Hati

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:25 WIB

Penuh Haru dan Meriah! Pelepasan PAUDIT Insan Mandiri Nabire Bertema Jejak Kecil di Dunia Hijau, Curi Perhatian

Berita Terbaru