Tepis Stigma Generasi Hedon, Ketua Majelis Syura PKS Dorong Anak Muda Jadikan Kurban Gerakan Sosial

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, TNGarda.com — Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), , mengajak generasi muda menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial, semangat berbagi, dan kebersamaan di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan dalam Live Showcast “Syiar Zulhijjah 1447 H” Ismail Project yang diselenggarakan PKS pada Kamis (28/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Sohibul Iman menegaskan bahwa generasi muda tidak seharusnya menerima stigma sebagai generasi yang hedonis dan individualistis.

Razia Malam di Nabire Berujung Penemuan Sajam, Satgas Ops Damai Cartenz Persempit Ruang Gerak KKB

Menurutnya, berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa anak muda saat ini justru memiliki tingkat kepedulian sosial yang tinggi serta keinginan kuat untuk berkontribusi kepada masyarakat.

“Saya selalu sampaikan kepada anak muda itu, kalian setuju enggak disebut generasi hedon? Kalian jangan menerima saja stigma yang diberikan orang-orang tua itu,” ujar Sohibul Iman.

Ia menilai generasi muda harus mampu mendefinisikan dirinya sendiri sebagai generasi yang peduli terhadap lingkungan sosial dan memiliki semangat gotong royong dalam membantu sesama.

BGN Gandeng Yonif TP 804/DBAY Sukseskan MBG di Nabire, Hasil Petani dan Nelayan Kini Punya Pasar Baru

“Jangan mau didefinisikan generasi kolonial. Jangan mau didikte,” tegasnya.

Baca Juga:  PKS Perkuat Tata Kelola Partai Modern, Supervisi Program Strategis Jadi Kunci Transformasi Organisasi

Lebih lanjut, Sohibul Iman mengingatkan bahwa kondisi ekonomi yang sedang menghadapi berbagai tantangan tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kepedulian terhadap sesama.

Sebaliknya, di tengah situasi sulit, nilai-nilai pengorbanan dan berbagi yang terkandung dalam ibadah kurban menjadi semakin relevan.

Kebakaran di Morgo Nabire Hanguskan Dua Rumah, LAZ Mitra Rumah Zakat Insan Mandiri Salurkan Bantuan

“Jangan melihat diri kita yang susah, tapi orang lain yang susah. Justru kepedulian itu semakin relevan, semakin bermakna di saat ekonomi sedang bermasalah,” katanya.

Ia berharap momentum Idul Adha dapat menjadi penggerak lahirnya berbagai aksi sosial yang dipelopori anak muda.

Mulai dari kegiatan berbagi, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan solidaritas sosial di lingkungan sekitar.

Polsek Nabire Kota Serahkan Tersangka Penganiayaan ke Kejari Nabire Setelah Berkas P 21

Melalui semangat kurban, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penerus bangsa.

Tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian yang terkandung dalam ibadah kurban dinilai dapat menjadi bekal penting bagi anak muda dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.

Dengan menumbuhkan empati terhadap sesama, generasi muda dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih peduli, inklusif, dan berkeadilan.

 

Penulis : Afif Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Humas PKS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik Signifikan, PKS Minta Pemerintah Evaluasi dan Lebih Transparan
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Sekjen PKS Desak BI, Kemenkeu, dan OJK Satu Komando
PKS Soroti Rencana Kenaikan Harga MinyaKita, Askweni: Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban
PKS Perkuat Tata Kelola Partai Modern, Supervisi Program Strategis Jadi Kunci Transformasi Organisasi
PKS Dukung Prabowo Rombak BGN, Kasus Keracunan MBG Jadi Alarm Keras
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
BPOM Temukan 22 Produk Herbal Berbahaya, PKS Warning Risiko Kematian Mendadak
Legislator PKS Abdul Fikri Dorong Relaksasi Dana BOSP untuk Tingkatkan Mutu Sekolah Swasta
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:25 WIB

Harga Pertamax Naik Signifikan, PKS Minta Pemerintah Evaluasi dan Lebih Transparan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:06 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Sekjen PKS Desak BI, Kemenkeu, dan OJK Satu Komando

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:02 WIB

PKS Soroti Rencana Kenaikan Harga MinyaKita, Askweni: Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:18 WIB

PKS Perkuat Tata Kelola Partai Modern, Supervisi Program Strategis Jadi Kunci Transformasi Organisasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:17 WIB

PKS Dukung Prabowo Rombak BGN, Kasus Keracunan MBG Jadi Alarm Keras

Berita Terbaru