
Nabire, TNGarda.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Nabire menggandeng Yonif TP 804/DBAY untuk mengoptimalkan pemanfaatan hasil pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan lokal sebagai bahan baku dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Jumat (22/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Milad ke 109, Aisyiyah Serukan Perdamaian Dunia dan Dakwah Inklusif untuk Semua
Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung program nasional MBG agar tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
Khususnya anak-anak sekolah, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di tingkat lokal.

Melalui kerja sama ini, hasil bumi masyarakat Nabire diharapkan dapat terserap secara langsung oleh dapur MBG.
Kepala BGN Nabire, Marsel Asyerem, mengatakan bahwa program MBG memiliki dampak luas bagi masyarakat karena membuka peluang pasar baru bagi petani, peternak, dan pembudidaya ikan air tawar di daerah tersebut.
Kontak Tembak di Dogiyai! Brimob Papua Tengah Lumpuhkan Perlawanan Kelompok Bersenjata di Idadagi
Menurutnya, selama ini masih banyak masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil produksi akibat tingginya persaingan pasar.
“Ke depan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan air tawar masyarakat dapat diserap oleh dapur MBG,” ujar Marsel.

Ia menjelaskan, keberadaan SPPG diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dengan menciptakan rantai pasok pangan lokal yang berkelanjutan.
Lahan-lahan yang selama ini kurang dimanfaatkan pun diharapkan kembali produktif karena adanya kepastian pasar dari program MBG.
Prabowo Resmi Paparkan RAPBN 2027 di DPR, Fokus Ekonomi Rakyat dan Ketahanan Nasional Jadi Sorotan
Marsel juga mengajak masyarakat di sekitar Markas Yonif TP 804/DBAY, khususnya di Distrik Teluk Kimi, agar lebih aktif memanfaatkan potensi lahan untuk bertani, berkebun, beternak, maupun membudidayakan ikan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci penting agar program MBG benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.

Sementara itu, Komandan Yonif TP 804/DBAY Letkol Inf. Okto Hutabri Tanimba, S.H., M.H.I., menegaskan bahwa satuannya memang diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional sejak pertama kali berdiri dua tahun lalu.
Hal tersebut diwujudkan melalui pengembangan berbagai sektor pangan di lahan markas seluas 40 hektare.
PKS Warning Pemerintah dan BI! Kepercayaan Pasar Bisa Goyah Jika Rupiah Terus Tertekan
Ia menyebutkan, prajurit Yonif TP 804/DBAY saat ini telah mengembangkan pertanian padi, jagung, sayur-mayur, dan cabai, serta peternakan sapi, kambing, ayam, dan bebek.
Selain itu, satuan tersebut juga aktif membudidayakan ikan lele dan nila sebagai bagian dari dukungan terhadap kebutuhan pangan masyarakat.
“Saat ini kami memiliki lebih dari 20 ribu ekor lele yang siap dipanen dalam dua minggu ke depan dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung menu MBG,” kata Okto.
Tak hanya itu, Yonif TP 804/DBAY juga memiliki 30 kolam lele yang dapat dipanen secara bertahap sekitar 10 ribu ekor setiap minggu.
Selain sektor perikanan, satuan tersebut juga mengelola lahan persawahan seluas delapan hektare dan perkebunan seluas lima hektare untuk mendukung ketersediaan bahan pangan lokal.
Menurut Okto, ke depan kebutuhan bahan baku program MBG di Kabupaten Nabire diharapkan dapat dipenuhi secara mandiri tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Muhammadiyah Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza
Dengan demikian, perputaran ekonomi masyarakat lokal akan semakin meningkat dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala Distrik Teluk Kimi, Oktovianus Yoweni.
Ia menilai program MBG menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan produksi pertanian, peternakan, dan perikanan sekaligus memperkuat ekonomi kampung.
“Pemerintah distrik akan mengaktifkan BUMDes untuk mengajak masyarakat meningkatkan produksi pertanian dan perikanan guna memenuhi kebutuhan pangan SPPG di Nabire,” tutupnya.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Yonif TP 804/DBAY






