Milad ke 109, Aisyiyah Serukan Perdamaian Dunia dan Dakwah Inklusif untuk Semua

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA, TNGarda.com – Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menggelar konferensi pers menjelang pelaksanaan Milad ke-109 yang akan berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026.

Momentum milad tahun ini menjadi refleksi penting bagi perjalanan panjang organisasi perempuan Muhammadiyah tersebut dalam memperkuat dakwah kemanusiaan dan perdamaian global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah menegaskan bahwa selama lebih dari satu abad, ‘Aisyiyah terus menghadirkan gerakan perempuan Islam berkemajuan yang aktif dalam isu sosial, pendidikan, kesehatan, hingga kemanusiaan.

TNI AU Resmi Perkuat Armada Udara dengan Rafale dan A400M MRTT, Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Kedaulatan RI

Karena itu, Milad ke-109 mengangkat tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian.”

Menurut Salmah, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi global dan nasional yang saat ini diwarnai meningkatnya konflik, kekerasan, serta krisis kemanusiaan di berbagai wilayah dunia.

Dalam situasi tersebut, perempuan dinilai menjadi kelompok paling rentan sekaligus memiliki peran strategis sebagai agen perdamaian.

Aisyiyah Dorong Implementasi PP Tunas, Perlindungan Anak di Ruang Digital Diperkuat

“Dalam situasi global yang diwarnai meningkatnya konflik dan kekerasan, perempuan menjadi kelompok yang paling rentan sekaligus juga menjadi penggerak penting dalam membangun perdamaian,” ujar Salmah dalam konferensi pers, Senin (18/5/2026).

Ia menambahkan, ‘Aisyiyah juga menaruh perhatian serius terhadap meningkatnya kekerasan berbasis konflik, termasuk kekerasan seksual serta meningkatnya jumlah pengungsi perempuan dan anak di berbagai negara.

PHBI Nabire Gelar Rapat Bersa DKM Sekabupaten, Pemerataan Hewan Qurban Jadi Fokus Utama

Kondisi itu menjadi momentum bagi organisasi masyarakat sipil, khususnya organisasi perempuan, untuk terus menghadirkan solusi berbasis kemanusiaan dan keadilan sosial.

Baca Juga:  Utang Negara Hampir Rp10 Ribu Triliun, Ekonom Sebut APBN Mulai Kehilangan Kelenturan

Sebagai bentuk nyata penguatan peran perempuan dan perlindungan masyarakat, ‘Aisyiyah telah menghadirkan sejumlah layanan sosial dan pendampingan.

Di antaranya Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Aisyiyah, Biro Konsultasi Keluarga Sakinah (BIKSA), serta Gerakan Aisyiyah Cinta Anak (GACA).

Viral AKBP di Kalsel Nyetir Sambil Merokok dan Tak Pakai Seat Belt, Kini Diperiksa Propam Polda

Program-program tersebut menjadi bagian dari komitmen ‘Aisyiyah dalam mempromosikan budaya cinta keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan nilai-nilai perdamaian di tengah masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah menegaskan bahwa ‘Aisyiyah bersama Muhammadiyah akan terus bergerak menghadirkan perjuangan inklusif yang melintasi batas etnis, agama, dan suku.

“Kita selalu berjuang secara inklusif dalam rangka mewujudkan perdamaian lintas batas, etnis, agama, dan suku yang mana ini adalah prinsip Aisyiyah dalam mewujudkan rahmatan lil alamin,” jelasnya.

Guru Honorer Terancam Dihapus 2027, Legislator PKS Bongkar Bahaya Besar bagi Sekolah di Daerah

Di tingkat internasional, ‘Aisyiyah juga aktif dalam jejaring kemanusiaan global seperti Faith to Action (F2A).

Sebagai bagian dari kontribusi perempuan Indonesia dalam agenda perdamaian dunia dan pembangunan kemanusiaan berkelanjutan.

Pertemuan Menhan RI dan Jepang di Jakarta, Ada Kesepakatan Strategis yang Bisa Ubah Peta Kekuatan Kawasan

Menjelang Milad ke-109, ‘Aisyiyah berharap dapat semakin memperkuat peran perempuan sebagai pelopor gerakan dakwah kemanusiaan yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada perdamaian.

Semangat tersebut diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih damai, adil, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan universal.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional
Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
NU Care LAZISNU Salurkan Daging Kurban hingga Palestina, Ribuan Warga 3T dan Korban Bencana Tersentuh Bantuan
Muhammadiyah Terima Hibah Tanah dari Warga Gunungkidul, Dipercaya Kelola Aset Umat untuk Masa Depan
Wajib Tahu! Begini Prosedur Jual Beli Tanah yang Legal dan Aman Menurut ATR / BPN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:46 WIB

Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:35 WIB

Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Berita Terbaru