Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TNGarda.com – Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, bertemu dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Rini Widyantini, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan penguatan tata kelola pemerintahan, layanan publik, serta pengawalan program prioritas Presiden.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PKS Perkuat Tata Kelola Partai Modern, Supervisi Program Strategis Jadi Kunci Transformasi Organisasi

Dalam pertemuan tersebut, kedua pejabat membahas tiga agenda utama, yakni implementasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), penyederhanaan layanan publik melalui optimalisasi Mal Pelayanan Publik (MPP), serta penguatan program “KSP Mendekat” yang terintegrasi dengan kanal pengaduan masyarakat LAPOR.

Pembahasan Stranas Pencegahan Korupsi difokuskan pada perbaikan proses bisnis program prioritas pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Selain itu, kedua pihak juga menyoroti pentingnya aktivasi Mal Pelayanan Publik di berbagai daerah sebagai upaya mempercepat dan mempermudah akses masyarakat terhadap lebih dari 200 jenis layanan perizinan dan administrasi dalam satu lokasi terpadu.

Patroli Malam Brimob Sumut di Tapanuli Selatan Berhasil Jaga Situasi Tetap Aman dan Kondusif

Sementara itu, Program “KSP Mendekat” akan terus diperkuat dan diintegrasikan dengan kanal resmi pengaduan masyarakat LAPOR guna meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap pelaksanaan program-program prioritas pemerintah sekaligus memperkuat partisipasi publik.

Baca Juga:  Usai Picu Polemik Gerbong Wanita,Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi Minta Maaf: Fokus Kini Penanganan Korban

Khusus terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB sepakat mendorong perbaikan ekosistem pendukung secara menyeluruh, mulai dari aspek kelembagaan, tata kelola pengadaan barang dan jasa, sistem pengawasan, hingga penguatan sumber daya manusia.

Menurut keduanya,Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memerlukan sinergi yang kuat antar kementerian dan lembaga pemerintah.

Pendekatan shared outcome atau hasil bersama menjadi kunci dalam memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki arah dan tujuan yang sama.

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Yakni menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas gizi dan kesehatan generasi penerus bangsa.

Kolaborasi tersebut mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi program agar berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dalam pelaksanaannya, penguatan tata kelola menjadi faktor penting untuk menjamin keberlanjutan program.

Dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel, Program MBG diharapkan mampu memberikan dampak yang optimal sekaligus meminimalkan berbagai potensi hambatan dalam implementasinya di lapangan

Melalui koordinasi dan kolaborasi yang semakin erat antarinstansi, pemerintah berharap berbagai program prioritas nasional dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Penulis : Afif Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kantor Staf Kepresidenan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
NU Care LAZISNU Salurkan Daging Kurban hingga Palestina, Ribuan Warga 3T dan Korban Bencana Tersentuh Bantuan
Muhammadiyah Terima Hibah Tanah dari Warga Gunungkidul, Dipercaya Kelola Aset Umat untuk Masa Depan
Wajib Tahu! Begini Prosedur Jual Beli Tanah yang Legal dan Aman Menurut ATR / BPN
Singgung Islam Rahmatan Lil Alamin, Haedar Nashir Bongkar Tantangan Besar Indonesia Menuju Negara Maju
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:46 WIB

Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:35 WIB

Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Berita Terbaru