
Nabire,TNGarda.com – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Nabire menggelar rapat bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kabupaten Nabire di Aula Kantor Kementerian Agama, Selasa (19/5/2026).
Rapat yang dipimpin Ketua I PHBI Kabupaten Nabire, Sunaryo, membahas pemerataan distribusi hewan qurban di wilayah Kabupaten Nabire agar penyalurannya lebih merata dan tepat sasaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa masjid yang belum memperoleh hewan qurban dapat menyurati PHBI Kabupaten Nabire untuk mendapatkan surat rekomendasi kepada masjid yang memiliki kelebihan hewan qurban.
Adapun syarat pengajuan rekomendasi tersebut yakni dengan melampirkan nama-nama penerima hewan qurban sebagai bahan pendataan dan pemerataan distribusi.

Dalam kesempatan itu, salah seorang pengurus DKM Baiturahman, Abdul Rahman, turut berbagi tips dalam memperoleh hewan qurban.
Menurutnya, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah aktif mendatangi masyarakat maupun calon shohibul qurban untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya berqurban sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial.
Kedua, kepada shohibul qurban yang selama ini menyalurkan hewan qurbannya di luar Nabire, perlu diberikan pengertian mengenai pentingnya berqurban di tempat mencari nafkah agar manfaatnya juga dapat dirasakan masyarakat sekitar.
Ketiga, panitia qurban harus mengedepankan keterbukaan dalam pengelolaan.
Panitia memperoleh hak yang sama serta memastikan distribusi daging qurban dilakukan secara adil dan merata kepada masyarakat yang berhak menerima.

Di kesempatan yang sama, salah seorang pengurus DKM Nurussalam juga mengusulkan program tabungan qurban bagi masyarakat.
Program tersebut dinilai dapat membantu warga mempersiapkan dana qurban secara bertahap sehingga pelaksanaan ibadah qurban setiap tahunnya dapat meningkat.
Sementara itu, pengurus DKM Fisabilillah mengusulkan agar seluruh DKM se-Kabupaten Nabire memiliki kesepakatan bersama terkait besaran iuran qurban.
Usulan tersebut dinilai penting untuk menciptakan keseragaman dan memudahkan masyarakat dalam mempersiapkan dana qurban setiap tahunnya.
Selain itu, DKM Fisabilillah juga mengusulkan adanya kesepakatan harga dengan para peternak hewan qurban guna menjaga stabilitas harga di pasaran.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh hewan qurban dengan harga yang lebih terjangkau serta menghindari lonjakan harga menjelang Hari Raya Iduladha.
Breaking! Mendes Ingin Semua Kepala Desa Melek Hukum, Ini Langkah Besarnya
Selain membahas distribusi hewan qurban, rapat tersebut juga menjadi ajang memperkuat koordinasi antar pengurus masjid di Kabupaten Nabire.
Para peserta rapat sepakat pentingnya membangun komunikasi yang aktif agar kebutuhan dan ketersediaan hewan qurban di setiap masjid dapat terdata dengan baik sebelum Hari Raya Iduladha.
PHBI Kabupaten Nabire juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan semangat berbagi dan kepedulian sosial melalui ibadah qurban.
Aisyiyah Dorong Implementasi PP Tunas, Perlindungan Anak di Ruang Digital Diperkuat
Dengan adanya kerja sama antara PHBI, DKM, dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan qurban tahun ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas, terutama bagi warga yang membutuhkan.
Melalui rapat tersebut, PHBI Kabupaten Nabire berharap pelaksanaan ibadah qurban tahun 2026 dapat berjalan lebih baik dan transparan.
Serta mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Nabire.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Redaksi TNGarda.com






