Muhammadiyah Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA, TNGarda.com — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengecam tindakan militer Israel yang mencegat serta menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Gaza, termasuk sejumlah jurnalis asal Indonesia yang ikut dalam pelayaran tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Haedar usai menghadiri Resepsi Milad ‘Aisyiyah ke-109 di Convention Hall Unisa, Yogyakarta, Selasa (19/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan Muhammadiyah secara konsisten menolak segala bentuk intervensi yang mengedepankan kekerasan maupun politik kekerasan dalam penyelesaian konflik internasional.

PBNU Kutuk Serangan Israel di Lebanon Selatan, Ribuan Sipil Tewas dan Jutaan Mengungsi

“Muhammadiyah selalu mengecam setiap bentuk intervensi yang menggunakan kekerasan atau politik kekerasan karena pada akhirnya merugikan semua pihak,” ujar Haedar kepada awak media.

Menurutnya, para jurnalis dan aktivis kemanusiaan yang berada dalam rombongan Global Sumud Flotilla tidak memiliki kepentingan politik, melainkan membawa misi kemanusiaan dan menjalankan tugas jurnalistik untuk menyuarakan kondisi masyarakat Palestina.

“Jurnalis dan para aktivis kemanusiaan itu tidak punya kepentingan politik apa pun,” tegasnya.

Menteri Desa Yandri Susanto Ingatkan Bahaya Narkoba di Maros, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Haedar berharap pihak Israel tidak bertindak sewenang-wenang terhadap rakyat Palestina maupun pihak-pihak internasional yang datang membawa misi perdamaian dan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Baca Juga:  Kapolres, Dandim, dan Danlanal Kawal Longmarch Mahasiswa di Nabire

“Jangan sampai menghadapi persoalan Palestina dengan tindakan yang justru merugikan pihak-pihak yang membawa misi kemanusiaan dan perdamaian,” katanya.

Selain itu, Muhammadiyah juga mendorong komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk mengambil langkah nyata dalam menghentikan berbagai bentuk kekerasan yang terus terjadi di Palestina.

Prabowo Turunkan Harga Pupuk 20 Persen Saat Dunia Krisis, Australia Borong Pupuk RI hingga Rp7 Triliun

Haedar menilai konflik berkepanjangan di Palestina menunjukkan semakin lunturnya nilai-nilai kemanusiaan di tengah kehidupan global modern.

Padahal, menurutnya, dunia seharusnya belajar dari sejarah panjang peperangan dunia agar tidak lagi menjadikan perang sebagai jalan utama penyelesaian konflik.

“Mestinya dunia tidak lagi menjadikan perang sebagai jalan penyelesaian,” ujarnya.

Satgas Damai Cartenz Tangkap Wadanyon HSSBI KKB Yahukimo, Amunisi dan Senjata Tajam Disita

Sebelumnya, militer Israel dilaporkan mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di kawasan Mediterania Timur saat menuju Gaza.

Dalam rombongan tersebut terdapat sejumlah warga negara Indonesia, termasuk jurnalis media nasional yang tengah menjalankan tugas peliputan kemanusiaan di wilayah konflik Palestina.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional
Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
NU Care LAZISNU Salurkan Daging Kurban hingga Palestina, Ribuan Warga 3T dan Korban Bencana Tersentuh Bantuan
Muhammadiyah Terima Hibah Tanah dari Warga Gunungkidul, Dipercaya Kelola Aset Umat untuk Masa Depan
Wajib Tahu! Begini Prosedur Jual Beli Tanah yang Legal dan Aman Menurut ATR / BPN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:46 WIB

Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:35 WIB

Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Berita Terbaru