Gabriel Kwakerka Kunjungi Rumah Belajar Honai Papua Permai di Nabire, Serahkan Bantuan Alat Tulis untuk Anak Papua

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah – TNGarda.com – Anggota DPR Provinsi Papua Tengah dari Fraksi Papua Tengah Terang Partai Hanura, Gabriel Kwakerka, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Belajar Yayasan Honai Papua Permai yang berlokasi di Gereja GIDI Pengharapan, Kampung Kali Harapan, Distrik Nabire, Sabtu (7/8/2026).

Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan pendidikan nonformal bagi anak-anak Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan tersebut, Gabriel Kwakerka meninjau secara langsung proses belajar mengajar yang diikuti puluhan anak.

Aksi Gotong Royong Babinsa di Desa Jipang Tuai Apresiasi, Sinergi TNI dan Pemerintah Desa Makin Solid

Para peserta didik tampak antusias mengikuti pembelajaran membaca, menulis, berhitung, dan menggambar yang dipandu para relawan yayasan.

Rumah Belajar Honai Papua Permai merupakan salah satu dari 15 titik rumah belajar yang dikelola Yayasan Honai Papua Permai di berbagai wilayah Papua.

Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan belajar di luar sekolah formal.

Selain berdialog dengan para pengurus dan relawan, Gabriel juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat belajar demi meraih cita-cita dan menjadi generasi penerus yang mampu membangun Papua Tengah di masa depan.

Patroli Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 di Puncak Jaya, Warga Sampaikan Apresiasi atas Pendekatan Humanis

Sebagai bentuk dukungan, ia menyerahkan bantuan alat tulis kepada pengurus yayasan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga:  Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Gabriel mengapresiasi dedikasi para pendiri dan relawan Yayasan Honai Papua Permai yang secara konsisten menghadirkan layanan pendidikan nonformal di berbagai daerah.

Menurutnya, inisiatif tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan.

Ia berharap Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah dapat memberikan perhatian terhadap keberadaan rumah-rumah belajar tersebut sehingga dapat bersinergi dalam memperluas layanan pendidikan bagi anak-anak di wilayah Papua Tengah.

Sementara itu, tokoh agama setempat, Kemin Kogoya Robi Wanena, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gabriel Kwakerka.

Ia berharap pemerintah dapat membantu pembangunan satu ruang belajar sederhana karena selama ini proses belajar masih memanfaatkan pondok Posyandu yang memiliki keterbatasan fasilitas.

Panen Raya 11,7 Ton di Merauke, Kodaeral XI Bantu Warga Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Pendiri Yayasan Honai Papua Permai, Hj. Nasda Damis bersama Natalia, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada rumah belajar yang mereka kelola.

Mereka berharap dukungan dari pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat terus mengalir agar program pendidikan yang kini telah hadir di 15 titik dapat berkembang dan menjangkau lebih banyak anak-anak Papua.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sesi foto bersama, serta penyerahan bantuan alat tulis kepada pengurus yayasan sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: TNGarda.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik Signifikan, PKS Minta Pemerintah Evaluasi dan Lebih Transparan
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Sekjen PKS Desak BI, Kemenkeu, dan OJK Satu Komando
PKS Soroti Rencana Kenaikan Harga MinyaKita, Askweni: Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban
PKS Perkuat Tata Kelola Partai Modern, Supervisi Program Strategis Jadi Kunci Transformasi Organisasi
PKS Dukung Prabowo Rombak BGN, Kasus Keracunan MBG Jadi Alarm Keras
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Tepis Stigma Generasi Hedon, Ketua Majelis Syura PKS Dorong Anak Muda Jadikan Kurban Gerakan Sosial
BPOM Temukan 22 Produk Herbal Berbahaya, PKS Warning Risiko Kematian Mendadak
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Gabriel Kwakerka Kunjungi Rumah Belajar Honai Papua Permai di Nabire, Serahkan Bantuan Alat Tulis untuk Anak Papua

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:25 WIB

Harga Pertamax Naik Signifikan, PKS Minta Pemerintah Evaluasi dan Lebih Transparan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:06 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Sekjen PKS Desak BI, Kemenkeu, dan OJK Satu Komando

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:02 WIB

PKS Soroti Rencana Kenaikan Harga MinyaKita, Askweni: Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:18 WIB

PKS Perkuat Tata Kelola Partai Modern, Supervisi Program Strategis Jadi Kunci Transformasi Organisasi

Berita Terbaru