
Nabire, TNGarda.com — Suasana Aula RRI Nabire dipenuhi kebahagiaan, keceriaan, sekaligus haru dalam kegiatan Pelepasan dan Pentas Seni PAUDIT Insan Mandiri Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar pada Sabtu (23/05/2026).
Mengusung tema “Jejak Kecil di Dunia Hijau”, kegiatan berlangsung meriah dengan dekorasi panggung bernuansa jungle yang dipenuhi ornamen dedaunan, pepohonan, dan berbagai elemen alam yang menciptakan suasana seolah berada di tengah hutan hijau yang asri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prabowo Bongkar Strategi Ekonomi 2027, Target Pertumbuhan 6,5 Persen dan Rupiah Tetap Stabil!
Kegiatan yang diketuai oleh Fitria Sayuti selaku penanggung jawab acara ini berlangsung lancar dan penuh antusias dari peserta didik, guru, serta orang tua murid.
Tema yang diangkat menjadi pesan edukatif bagi anak-anak untuk mulai mencintai lingkungan sejak usia dini melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Acara dipandu hangat oleh MC ustadzah Siti Kholifah dan diawali dengan pembacaan surah pendek oleh ananda Ahmad dan Shafana yang membuat suasana menjadi khidmat.
Selanjutnya seluruh tamu undangan berdiri bersama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Tanah Papua yang dipimpin oleh dirigen ustadzah Iin Ekawati.
Guru Honorer Terancam Dihapus 2027, Legislator PKS Bongkar Bahaya Besar bagi Sekolah di Daerah
Kepala PAUDIT Insan Mandiri, Ibu Nurnaningsih, S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua murid, dewan guru, panitia, dan semua pihak yang telah mendukung proses pembelajaran dan tumbuh kembang anak-anak selama berada di PAUDIT Insan Mandiri.

“Semoga anak-anak dapat terus tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik, percaya diri, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujarnya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penampilan peserta didik TK.B yang membawakan drama musikal dengan penuh semangat dan percaya diri.
Satgas Damai Cartenz Tangkap Wadanyon HSSBI KKB Yahukimo, Amunisi dan Senjata Tajam Disita
Penampilan tersebut berhasil menghibur seluruh tamu undangan melalui perpaduan cerita, gerakan, dan lagu yang dibawakan secara lucu dan menggemaskan oleh anak-anak.
Ketua Yayasan Insan Mandiri Nabire, ustadz Al Amin, S.Pt turut memberikan apresiasi kepada seluruh guru yang telah mendampingi peserta didik dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter generasi masa depan yang cerdas dan berakhlak.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan Kelompok Bermain (KB) yang menampilkan gerak dan lagu dengan ceria dan penuh semangat.
Wujud Kepedulian TNI, Koramil 1705/01/Nabire Bersihkan Puing Kebakaran Bersama Masyarakat
Tingkah polos serta ekspresi lucu anak-anak sukses mencairkan suasana dan mengundang tawa bahagia dari seluruh tamu yang hadir.
Tidak kalah menarik, peserta didik TK.A tampil membawakan tarian bernuansa Papua dengan kostum senada penuh warna.
Penampilan tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam acara pelepasan tahun ini karena berhasil menampilkan kekayaan budaya Papua melalui gerakan yang enerjik dan kompak.
Sorak tepuk tangan dari para penonton semakin menambah semarak suasana aula. Antusiasme orang tua terlihat jelas saat mengabadikan momen penampilan anak-anak mereka menggunakan kamera ponsel maupun berfoto bersama di area photo booth bertema jungle yang telah disediakan panitia.
Hal menarik lainnya dalam kegiatan ini adalah hadirnya gerakan sederhana namun penuh makna dari para orang tua murid yang membawa tumbler atau botol minum isi ulang selama acara berlangsung
Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan upaya mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai.
Semangat menjaga lingkungan tersebut sejalan dengan tema kegiatan “Jejak Kecil di Dunia Hijau” yang mengajarkan anak-anak untuk mulai mencintai bumi melalui tindakan kecil yang positif sejak dini.
Turut hadir memberikan sambutan, bidang PNFI Renol, S.Pd., M.Pd yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelepasan dan pentas seni tersebut.
ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa
Ia berharap PAUDIT Insan Mandiri terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi yang kreatif, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Momen paling haru terasa saat prosesi pelepasan peserta didik dimulai. Satu per satu murid dipanggil ke depan untuk menerima medali yang langsung dikalungkan oleh Kepala PAUDIT Insan Mandiri,sebagai simbol apresiasi dan pelepasan menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Wajah bahagia bercampur haru tampak dari para orang tua yang menyaksikan putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan usia dini.
Kemensos Bongkar Sistem Baru Bansos Digital, Data Penerima Kini Diawasi Ketat Lewat DTSEN
Suasana aula pun dipenuhi rasa emosional ketika pihak sekolah menyerahkan peserta didik secara simbolik kepada orang tua disertai pesan dan kesan dari para guru.
Di penghujung acara, perwakilan orang tua murid menyerahkan cendera mata kepada pihak sekolah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kasih sayang para guru selama mendidik anak-anak.
Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh ustadz Muhammad Kahfi sebelum seluruh rangkaian kegiatan berakhir dengan penuh kebahagiaan, kenangan indah, serta harapan terbaik bagi masa depan anak-anak PAUDIT Insan Mandiri.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Redaksi TNGarda.com






