Prabowo Bongkar Strategi Ekonomi 2027, Target Pertumbuhan 6,5 Persen dan Rupiah Tetap Stabil!

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TNGarda.com – Prabowo Subianto memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional tahun 2027 melalui Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/05/2026).

Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pendapatan negara dalam APBN 2027 mencapai 11,82–12,40 persen dari produk domestik bruto (PDB).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhammadiyah Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Israel dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Sementara itu, belanja negara direncanakan berada pada kisaran 13,62–14,80 persen PDB guna mendukung berbagai program prioritas nasional.

Termasuk penguatan ketahanan pangan, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Defisit APBN pada tahun 2027 akan tetap dijaga dalam kisaran aman, yakni 1,80–2,40 persen PDB.

Pemerintah menilai kebijakan fiskal yang disiplin dan berkelanjutan menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.

TNI AU Resmi Perkuat Armada Udara dengan Rafale dan A400M MRTT, Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Kedaulatan RI

Selain itu, pemerintah juga menargetkan stabilitas sektor keuangan dan moneter nasional. Suku bunga surat berharga negara (SBN) tenor 10 tahun diproyeksikan berada pada kisaran 6,5–7,3 persen.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditargetkan berada pada rentang Rp16.800–17.500 per USD, dengan tingkat inflasi dijaga pada kisaran 1,5–3,5 persen.

Baca Juga:  Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia

Presiden Prabowo optimistis, melalui strategi ekonomi yang tepat serta kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 dapat mencapai kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.

Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen pada tahun 2029 harus diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Patroli Jalan Kaki Satgas Damai Cartenz di Puncak Jaya Jadi Sorotan, Pendekatan Humanis Tuai Apresiasi

Pemerintah juga menargetkan angka kemiskinan turun ke rentang 6,0–6,5 persen dan tingkat pengangguran terbuka berada pada kisaran 4,30–4,87 persen.

Di sisi lain, rasio gini sebagai indikator ketimpangan ekonomi ditargetkan membaik pada rentang 0,362–0,367.

Presiden menegaskan bahwa arah kebijakan ekonomi nasional ke depan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan semata.

Tetapi juga memastikan pemerataan hasil pembangunan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kunjungi Tokoh Perempuan Nabire, Bipeka PKS Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pendidikan Anak dan Peran Keluarga

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan.

Berbagai langkah strategis disiapkan guna memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau, stabilitas harga terjaga, serta kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat secara merata di seluruh daerah.

 

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional
Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
NU Care LAZISNU Salurkan Daging Kurban hingga Palestina, Ribuan Warga 3T dan Korban Bencana Tersentuh Bantuan
Muhammadiyah Terima Hibah Tanah dari Warga Gunungkidul, Dipercaya Kelola Aset Umat untuk Masa Depan
Wajib Tahu! Begini Prosedur Jual Beli Tanah yang Legal dan Aman Menurut ATR / BPN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:46 WIB

Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:35 WIB

Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Berita Terbaru