Refleks Heroik France Yance Tuanubun Selamatkan Bendera di Polres Nabire

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah – TNGarda.com – Aksi spontan dan penuh tanggung jawab ditunjukkan oleh France Yance Tuanubun, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua Tengah, saat prosesi penurunan bendera di halaman Markas Komando Polres Nabire, Selasa sore.

Peristiwa tersebut terjadi setelah pembubaran pasukan gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP yang sebelumnya melaksanakan pengamanan aksi massa Front Rakyat menuju Kantor DPRP Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga prosesi penurunan bendera dimulai.

Namun, di tengah prosesi yang berlangsung khidmat, terjadi insiden tak terduga ketika tali pada tiang bendera tiba-tiba putus.

Akibatnya, bendera Merah Putih tersangkut di bagian atas tiang dan berpotensi jatuh ke tanah.

Momen Haru! Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir untuk 3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Melihat kondisi tersebut, France yang berada dalam barisan langsung bereaksi cepat tanpa menunggu instruksi.

Dengan sigap, ia keluar dari barisan dan bergegas menuju tiang bendera untuk mengatasi situasi tersebut.

Tanpa ragu, ia memanjat tiang bendera dengan penuh kehati-hatian demi menjaga kehormatan Sang Merah Putih.

Baca Juga:  Kapolres Nabire Respons Cepat Kasus Begal, Gelar Pertemuan dengan Komunitas Ojek

Tindakan ini dilakukan dengan memperhatikan keselamatan serta memastikan bendera tidak menyentuh tanah.

Setelah mencapai posisi bendera, France berhasil menurunkannya secara perlahan dan aman.

Bendera Merah Putih pun dapat diamankan tanpa mengalami kerusakan maupun menyentuh tanah.

Kapolres Nabire Pimpin Apel Gabungan Pengamanan Aksi Aspirasi, Tegaskan Pendekatan Humanis dan Kesiapan Penuh Aparat

Usai kejadian, France menyampaikan bahwa tindakannya merupakan keputusan spontan yang dilandasi rasa tanggung jawab sebagai petugas dan warga negara.

“Saat penurunan bendera, talinya putus. Tidak mungkin kita biarkan sampai jatuh. Itu menurut saya kurang tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat kejadian dirinya masih berada dalam posisi hormat kepada bendera.

Namun, melihat kondisi yang terjadi, ia segera mengambil keputusan untuk bertindak.

“Keputusan spontan saja, karena saya lihat situasinya begitu,” tambahnya.

Aksi tersebut mendapat apresiasi dari peserta upacara dan pihak yang hadir di lokasi.

Sikap sigap serta kepedulian terhadap simbol negara dinilai sebagai wujud nyata jiwa nasionalisme dan dedikasi terhadap tugas.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: TN Garda.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Suku Moora Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Wawasan Kebangsaan Demi Menjaga Stabilitas Keamanan di Nabire
Kolaborasi Lazismu dan Permata Bank Syariah Salurkan Rp3,37 Miliar untuk Pemberdayaan Disabilitas
Pernyataan Tegas Mendikdasmen Abdul Muti Jadi Sorotan: Pejabat Tak Boleh Sulit Dihubungi Masyarakat
Semangat Belajar Tak Padam, Siswa SD Langkahan Aceh Utara Ikuti Ujian di Tenda Darurat
Gubernur Apolo Safanpo: Proyek Tebu Merauke Serap 3.500 Tenaga Kerja, Prioritaskan Orang Asli Papua
Kapolda Papua Tengah Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Curas, Curat, dan Curanmor Periode Januari–Mei 2026
Kebakaran di Morgo Nabire Hanguskan Dua Rumah, LAZ Mitra Rumah Zakat Insan Mandiri Salurkan Bantuan
MUI Nabire dan Dinas Peternakan Gelar Sosialisasi Qurban 1447 H, Ada Hal Penting yang Wajib Diketahui Masyarakat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:43 WIB

Kepala Suku Moora Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Wawasan Kebangsaan Demi Menjaga Stabilitas Keamanan di Nabire

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:44 WIB

Kolaborasi Lazismu dan Permata Bank Syariah Salurkan Rp3,37 Miliar untuk Pemberdayaan Disabilitas

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:18 WIB

Pernyataan Tegas Mendikdasmen Abdul Muti Jadi Sorotan: Pejabat Tak Boleh Sulit Dihubungi Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:23 WIB

Semangat Belajar Tak Padam, Siswa SD Langkahan Aceh Utara Ikuti Ujian di Tenda Darurat

Selasa, 2 Juni 2026 - 00:35 WIB

Gubernur Apolo Safanpo: Proyek Tebu Merauke Serap 3.500 Tenaga Kerja, Prioritaskan Orang Asli Papua

Berita Terbaru