
Nabire, Papua Tengah – TNGarda.com – Aksi spontan dan penuh tanggung jawab ditunjukkan oleh France Yance Tuanubun, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua Tengah, saat prosesi penurunan bendera di halaman Markas Komando Polres Nabire, Selasa sore.
Peristiwa tersebut terjadi setelah pembubaran pasukan gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP yang sebelumnya melaksanakan pengamanan aksi massa Front Rakyat menuju Kantor DPRP Papua Tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga prosesi penurunan bendera dimulai.
Namun, di tengah prosesi yang berlangsung khidmat, terjadi insiden tak terduga ketika tali pada tiang bendera tiba-tiba putus.
Akibatnya, bendera Merah Putih tersangkut di bagian atas tiang dan berpotensi jatuh ke tanah.
Momen Haru! Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir untuk 3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL
Melihat kondisi tersebut, France yang berada dalam barisan langsung bereaksi cepat tanpa menunggu instruksi.
Dengan sigap, ia keluar dari barisan dan bergegas menuju tiang bendera untuk mengatasi situasi tersebut.
Tanpa ragu, ia memanjat tiang bendera dengan penuh kehati-hatian demi menjaga kehormatan Sang Merah Putih.
Tindakan ini dilakukan dengan memperhatikan keselamatan serta memastikan bendera tidak menyentuh tanah.
Setelah mencapai posisi bendera, France berhasil menurunkannya secara perlahan dan aman.
Bendera Merah Putih pun dapat diamankan tanpa mengalami kerusakan maupun menyentuh tanah.
Usai kejadian, France menyampaikan bahwa tindakannya merupakan keputusan spontan yang dilandasi rasa tanggung jawab sebagai petugas dan warga negara.
“Saat penurunan bendera, talinya putus. Tidak mungkin kita biarkan sampai jatuh. Itu menurut saya kurang tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat kejadian dirinya masih berada dalam posisi hormat kepada bendera.
Namun, melihat kondisi yang terjadi, ia segera mengambil keputusan untuk bertindak.
“Keputusan spontan saja, karena saya lihat situasinya begitu,” tambahnya.
Aksi tersebut mendapat apresiasi dari peserta upacara dan pihak yang hadir di lokasi.
Sikap sigap serta kepedulian terhadap simbol negara dinilai sebagai wujud nyata jiwa nasionalisme dan dedikasi terhadap tugas.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: TN Garda.com


