
Tangerang — TNGarda.com – Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai penjaga perdamaian dunia dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.
Prosesi penghormatan berlangsung khidmat di Terminal VIP Bandara Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu, 4 April 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Upacara ini menjadi bentuk penghargaan negara atas pengabdian para prajurit yang gugur dalam tugas mulia menjaga stabilitas kawasan konflik.
Tiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadon.
Satgas MBG Nabire Matangkan Dapur MBG Jelang 31 Maret 2026, Fokus Kualitas dan Distribusi
Ketiganya merupakan bagian dari Kontingen Garuda yang bertugas di bawah naungan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Dalam suasana penuh duka, Presiden Prabowo tampak memberikan penghormatan secara langsung di hadapan peti jenazah yang diselimuti Bendera Merah Putih.
Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengorbanan mereka bagi bangsa dan dunia internasional.
Presiden juga menyempatkan diri untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.
TNI AD Bergerak Cepat Tangani Dampak Gempa M7,6 di Sulawesi Utara, Warga Mulai Beraktivitas Normal
Kehadiran Kepala Negara menjadi simbol nyata bahwa negara hadir memberikan dukungan moril di tengah duka mendalam para keluarga prajurit.
Jenazah ketiga prajurit tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 17.20 WIB setelah sebelumnya dilepas melalui upacara militer di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, Lebanon, pada 2 April 2026.
Upacara tersebut dipimpin oleh Force Commander UNIFIL sebagai bentuk penghormatan dari komunitas internasional.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam prosesi penyambutan, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Patroli Humanis Ops Damai Cartenz 2026 Amankan Ibadah di Sinak
Kehadiran para pejabat menunjukkan penghormatan negara terhadap pengabdian para prajurit.
Selain itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga turut memberikan penghormatan terakhir bersama jajaran pimpinan TNI dan Polri sebagai bentuk solidaritas antar aparat negara.
Peristiwa ini menegaskan bahwa misi perdamaian dunia memiliki risiko tinggi yang harus dihadapi oleh para prajurit di lapangan.
Aisyiyah Dorong Implementasi PP Tunas, Perlindungan Anak di Ruang Digital Diperkuat
Meski demikian, Indonesia tetap berkomitmen aktif dalam menjaga stabilitas global melalui partisipasi dalam misi perdamaian PBB.
Pengorbanan tiga prajurit TNI tersebut menjadi bukti nyata dedikasi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Jasa dan semangat mereka diharapkan terus hidup sebagai inspirasi bagi generasi penerus bangsa.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: BPMI Setpres


