
Filipina,TNGarda.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi tiba di Bandara Benito Ebuen Airbase, Cebu, Filipina, Kamis (7/5) siang pukul 14.30 waktu setempat atau 13.30 WIB, dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48.
Kedatangan Presiden Prabowo mendapat sambutan kenegaraan yang meriah dan penuh penghormatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setibanya di lokasi, Prabowo disambut tarian khas Filipina yang diiringi marching band serta Pasukan Jajar Kehormatan yang berbaris rapi dengan atribut resmi militer.
YONIF TP 804/DBAY LAKSANAKAN KARYA BHAKTI DI MASJID AL AZHAR, DISTRIK KIMI,SAMABUSA.
Mengenakan seragam safari cokelat dipadukan dengan peci hitam, Prabowo tampak memberikan salam hormat kepada Pasukan Jajar Kehormatan sebelum melanjutkan agenda resmi di Cebu.
Pejabat Filipina yang menyambut langsung kedatangan Presiden RI adalah Gen. (Ret.) Eduardo Oban selaku National Security Adviser of the Philippines.
Momen penyambutan tersebut mencerminkan eratnya hubungan diplomatik Indonesia dan Filipina dalam kerja sama regional ASEAN.

Menarik perhatian, Presiden Prabowo menggunakan kendaraan taktis Maung Putih, kendaraan produksi dalam negeri Indonesia, selama menjalani agenda kunjungan kerja di Filipina.
Kendaraan tersebut digunakan menuju lokasi utama pelaksanaan KTT ASEAN ke-48 di kawasan Mactan Newtown, Lapu-Lapu, Cebu.
Dalam rangkaian agenda KTT ASEAN ke-48, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri sejumlah pertemuan strategis.
Termasuk forum Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).
Forum BIMP-EAGA menjadi salah satu fokus penting dalam pembahasan terkait penguatan konektivitas antarwilayah, peningkatan investasi.
Hingga kerja sama ekonomi kawasan timur ASEAN yang dinilai memiliki potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi regional.
Selain isu ekonomi, Presiden Prabowo juga akan membahas penguatan kolaborasi negara-negara ASEAN dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Satgas Damai Cartenz Datangi Sinak, Aksi Humanis Personel Ini Bikin Warga Papua Terharu
Sejumlah isu strategis seperti ketahanan energi, stabilitas geopolitik kawasan, keamanan regional, dan penguatan solidaritas ASEAN diperkirakan menjadi topik utama dalam forum tersebut.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam KTT ASEAN ke-48 dinilai penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu motor penggerak utama ASEAN di tengah dinamika global yang terus berkembang.
IPMADO Nabire Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran HAM di Dogiyai, Ini Tuntutannya
Partisipasi aktif Indonesia dalam forum regional ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas kawasan, memperkuat hubungan bilateral antarnegara ASEAN.
Serta membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas bagi kepentingan nasional dan kawasan Asia Tenggara.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: BPMI Setpres


