Home / TNI

TNI AL dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Vanili Rp1,7 Miliar di Jayapura, Pemilik Barang Diamankan

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, TNGarda.com – Aparat gabungan TNI AL melalui jajaran Kodaeral X bersama Bea Cukai Jayapura berhasil menggagalkan upaya penyelundupan komoditas bernilai tinggi dan barang impor terlarang di kawasan Pelabuhan Peti Kemas Entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Kamis (14/05/2026).

Operasi ini menjadi bukti nyata sinergi aparat dalam memperketat pengawasan jalur distribusi ilegal di wilayah perbatasan Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengungkapan kasus bermula dari informasi intelijen terkait aktivitas bongkar muat mencurigakan di area pelabuhan.

Tangis Warga Pecah! Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Kisah Perjuangannya Bikin Haru

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Gabungan Kodaeral X dan Bea Cukai Jayapura langsung melakukan pemeriksaan fisik terhadap sejumlah kontainer sekitar pukul 15.45 WIT.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua unit kontainer berisi vanili kualitas super asal Papua Nugini (PNG) dan puluhan koli pakaian bekas atau ballpress tanpa dokumen resmi.

Barang yang diamankan diketahui milik Toko V dengan rincian vanili kualitas super sebanyak kurang lebih 490 kilogram yang diduga masuk dari luar negeri tanpa dokumen karantina dan kepabeanan.

Selain itu, petugas juga menyita sebanyak 66 koli pakaian bekas (ballpress) yang termasuk barang dilarang impor sesuai regulasi pemerintah Indonesia.

Aksi Heroik Prajurit Lanud Haluoleo Bantu Korban Banjir Kendari, Warga Terharu Lihat Kepedulian TNI AU

Baca Juga:  TNI Rutin Periksa Kesehatan Masyarakat di Papua, Wujud Nyata Kepedulian di Wilayah Terpencil

Total nilai barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp1.753.000.000. Nilai vanili diperkirakan mencapai Rp1.225.000.000 dengan asumsi harga pasar sekitar Rp2,5 juta per kilogram.

Sementara nilai pakaian bekas mencapai Rp528.000.000 dengan estimasi harga Rp8 juta per koli.

Saat ini, pemilik barang bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Kantor Pom Kodaeral X guna menjalani proses pendalaman dan penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Aparat gabungan masih terus menelusuri jalur distribusi dan kemungkinan adanya jaringan penyelundupan lintas negara yang terlibat dalam kasus tersebut.

Keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan komitmen TNI AL dan Bea Cukai dalam menjaga stabilitas keamanan serta melindungi perekonomian nasional dari praktik perdagangan ilegal.

Pengawasan di wilayah perbatasan Papua dinilai menjadi langkah strategis mengingat kawasan tersebut rawan dimanfaatkan sebagai jalur masuk barang tanpa izin resmi.

Presiden PKS Apresiasi Siswi SMA 1 Pontianak yang Viral di Lomba Cerdas Cermat MPR RI

Langkah tegas tersebut juga sejalan dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut, Muhammad Ali, yang menegaskan bahwa TNI AL akan terus memperkuat patroli dan pengawasan maritim guna menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.

Serta mendukung pemerintah dalam memberantas penyelundupan dan perdagangan ilegal yang merugikan negara.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Dispen AL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangkalan TNI AU Segera Dibangun di Manokwari Selatan, Papua Diproyeksi Jadi Pusat Strategis Baru
TNI AL dan KSDA Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi di KM Gunung Dempo, Delapan Ekor Burung Diamankan
Aksi Heroik Prajurit Lanud Haluoleo Bantu Korban Banjir Kendari, Warga Terharu Lihat Kepedulian TNI AU
Prajurit Yonif TP 804 / DBAY Bersihkan Pasar Oyehe dan Taman Gizi, Warga Nabire Salut Kekompakan TNI Polri
Viral di Nabire! Satgas PKH Tegaskan Palang Km 95 dan Km 103 Bukan Rampas Tanah Warga, Ini Penjelasannya
Heboh! Aparat Temukan Senjata Api di Rumah TKA Tambang Ilegal Nabire, Korem 173 / PVB Bongkar Fakta Mengejutkan
Ziarah di TMP Nabire, Prajurit TNI Peringati HUT Kodam XVII Cenderawasih 2026 dengan Khidmat
Ancaman Siber Makin Nyata! TNI AU Kerahkan Operasi Pernika dan Cyber Warfare Selama 3 Hari Penuh
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 01:59 WIB

Pangkalan TNI AU Segera Dibangun di Manokwari Selatan, Papua Diproyeksi Jadi Pusat Strategis Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:01 WIB

TNI AL dan KSDA Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi di KM Gunung Dempo, Delapan Ekor Burung Diamankan

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:19 WIB

Aksi Heroik Prajurit Lanud Haluoleo Bantu Korban Banjir Kendari, Warga Terharu Lihat Kepedulian TNI AU

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:53 WIB

Prajurit Yonif TP 804 / DBAY Bersihkan Pasar Oyehe dan Taman Gizi, Warga Nabire Salut Kekompakan TNI Polri

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:43 WIB

Viral di Nabire! Satgas PKH Tegaskan Palang Km 95 dan Km 103 Bukan Rampas Tanah Warga, Ini Penjelasannya

Berita Terbaru