Kendari, TNGarda.com – Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Haluoleo yang tergabung dalam tim tanggap bencana banjir membantu warga membersihkan rumah pascabanjir akibat meluapnya Kali Wanggu di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (13/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah personel Lanud Haluoleo turun langsung ke permukiman warga untuk membersihkan lumpur, sampah, serta material sisa banjir yang masih menggenangi rumah dan lingkungan sekitar.
Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Nasional di Tuban, Indonesia Catat Sejarah Baru Ketahanan Pangan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi kemanusiaan itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI Angkatan Udara terhadap masyarakat terdampak bencana.
Komandan Lanud Haluoleo, Tarmuji Hadi Susanto, menyampaikan bahwa keterlibatan prajurit dalam proses pembersihan pascabanjir merupakan bagian dari tugas kemanusiaan TNI dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Menurutnya, kehadiran personel Lanud Haluoleo di lokasi bencana diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan lingkungan serta meringankan beban warga terdampak banjir Kali Wanggu.

Selain membantu membersihkan rumah warga, personel Lanud Haluoleo juga membantu mengevakuasi sejumlah perabotan rumah tangga yang rusak akibat terendam banjir.
Beberapa prajurit tampak bahu-membahu bersama warga membersihkan saluran air dan akses jalan yang tertutup lumpur agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Satgas Damai Cartenz Masuk Pedalaman Pegunungan Bintang, Aksi Humanis Aparat Ini Bikin Warga Terharu
Kegiatan gotong royong tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Masyarakat mengaku terbantu dengan kehadiran personel TNI AU yang sejak pagi turun langsung ke lokasi terdampak banjir.
Kehadiran aparat dinilai memberikan semangat dan rasa aman bagi warga yang tengah berupaya memulihkan kondisi rumah mereka.

Banjir akibat meluapnya Kali Wanggu sebelumnya sempat merendam sejumlah permukiman warga di Kota Kendari setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut.
Kondisi itu menyebabkan beberapa rumah dipenuhi lumpur dan material banjir, sehingga membutuhkan penanganan cepat agar lingkungan kembali bersih dan sehat.
Melalui kegiatan sosial tersebut, Lanud Haluoleo menegaskan komitmennya untuk selalu hadir membantu masyarakat
Guru Honorer Terancam Dihapus 2027, Legislator PKS Bongkar Bahaya Besar bagi Sekolah di Daerah
Khususnya dalam penanganan dampak bencana alam di wilayah Sulawesi Tenggara.
Langkah ini juga menjadi wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat kepedulian sosial serta semangat gotong royong di tengah situasi darurat.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Dispen AU


