Mendes Ungkap Rahasia Besar Desa NTB: Potensi Tersembunyi Ini Disebut Bisa Ubah Ekonomi Warga!

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram – TNGarda.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mengajak seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memaksimalkan potensi desa sebagai kunci percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi narasumber dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi NTB dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Hotel Lombok Raya pada Kamis (16/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mendes Yandri, pemetaan potensi desa menjadi langkah strategis yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah.

Aisyiyah Dorong Implementasi PP Tunas, Perlindungan Anak di Ruang Digital Diperkuat

Dengan pemetaan yang tepat, setiap desa di NTB dapat berkembang sesuai keunggulan masing-masing dan menjadi sumber kebanggaan daerah.

“Pemetaan desa berbasis potensi sangat penting agar pembangunan lebih terarah, cepat, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret,” ujarnya.

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Dalam kesempatan tersebut, Mendes Yandri juga menekankan pentingnya mendukung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi desa. Ia menjelaskan bahwa koperasi ini dirancang agar seluruh keuntungan dapat kembali langsung kepada masyarakat desa.

Seru dan Edukatif! PAUDIT Insan Mandiri Nabire Ajak Siswa Belajar Langsung dari Alam di Yonif 804/DBAY

Ia menegaskan bahwa kehadiran KDMP tidak untuk menggantikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), melainkan untuk saling melengkapi melalui kolaborasi yang harmonis.

“Tidak perlu ada benturan antara koperasi desa dan BUMDes. Keduanya bisa berjalan beriringan untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa,” tegasnya.

Baca Juga:  Buntut Heboh Nilai Minus LCC MPR, Juri dan MC Kontroversial Akhirnya Dinonaktifkan

Tata Kelola Desa Jadi Kunci Penurunan Kemiskinan

Senada dengan hal tersebut, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menekankan pentingnya perbaikan tata kelola desa sebagai fondasi utama pembangunan.

Ia menyebutkan bahwa pengelolaan desa yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan.

“Ketika tata kelola desa membaik, ekonomi akan ikut meningkat, dan pada akhirnya angka kemiskinan dapat ditekan secara signifikan,” ujarnya.

Kolaborasi Pusat dan Daerah Percepat Pembangunan

Upaya pembangunan desa, lanjutnya, tidak bisa dilakukan secara parsial oleh satu instansi saja.

Diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat untuk mencapai hasil yang optimal.

Pemerintah Provinsi NTB sendiri dinilai berhasil dalam menurunkan angka kemiskinan melalui berbagai program terpadu yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di NTB terus mengalami penurunan signifikan, dari 17,05 persen pada tahun 2014 menjadi 11,38 persen pada tahun 2025.

“Capaian ini merupakan hasil kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat,” jelasnya.

TNI Tebar Kasih di Puncak Jaya, Satgas Yonif 743 / PSY Perkuat Kebersamaan Bersama Warga Mondu

Hadirkan Pejabat Kunci dalam Musrenbang NTB

Kegiatan Musrenbang ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri.

Serta jajaran pejabat Kementerian Desa seperti Dirjen PEI Tabrani dan Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro.

Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Kemendesa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional
Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
NU Care LAZISNU Salurkan Daging Kurban hingga Palestina, Ribuan Warga 3T dan Korban Bencana Tersentuh Bantuan
Muhammadiyah Terima Hibah Tanah dari Warga Gunungkidul, Dipercaya Kelola Aset Umat untuk Masa Depan
Wajib Tahu! Begini Prosedur Jual Beli Tanah yang Legal dan Aman Menurut ATR / BPN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:46 WIB

Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:35 WIB

Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Berita Terbaru