Mendes Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke 68 Lombok Barat, Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi Nasional

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK BARAT – TNGarda.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, meninjau langsung pameran potensi desa dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Lombok Barat pada Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini digelar di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat dengan mengusung tema “Sejahtera dari Desa”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pameran tersebut menampilkan beragam produk unggulan desa mulai dari sektor pangan, hortikultura, peternakan, hingga perikanan.

BGN Nabire: Kasus Alergi Siswa Terkendali, Seluruhnya Sudah Pulih

Ragam komoditas ini menjadi bukti nyata kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Lombok Barat serta potensi besar desa sebagai penggerak ekonomi lokal.

Dalam keterangannya, Mendes Yandri menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan potensi desa melalui kolaborasi lintas sektor.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dengan mengoptimalkan kekuatan desa.

“Kita akan support dan dampingi seluruh potensi desa agar bisa berkembang maksimal.

Pendekatan berbasis potensi desa menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan,” ujar Yandri.

Ia menambahkan, pembangunan nasional tidak bisa dilepaskan dari pembangunan desa.

Hal ini karena sebagian besar wilayah Indonesia berada di kawasan pedesaan, sehingga indikator keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kesejahteraan masyarakat desa.

YONIF TP 804/DBAY LAKSANAKAN KARYA BHAKTI DI MASJID AL AZHAR, DISTRIK KIMI,SAMABUSA.

Baca Juga:  Tangis Warga Pecah! Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Kisah Perjuangannya Bikin Haru

Senada dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa kemajuan Indonesia harus dimulai dari desa.

Ia menyebut, konsep “membangun desa berarti membangun Indonesia” menjadi fondasi utama dalam strategi pembangunan nasional.

“Tidak mungkin Indonesia terang kalau desa gelap. Kalau ingin Indonesia maju, maka desa harus sejahtera dan menjadi prioritas pembangunan,” tegas Zulkifli Hasan.

Pemerintah juga menunjukkan komitmennya melalui kebijakan strategis, salah satunya dengan mengarahkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) maupun Koperasi Desa.

Kebijakan ini bertujuan agar perputaran ekonomi tetap berada di desa.

Langkah Mengejutkan Prabowo Subianto: Sampah Kota Besar Akan Disulap Jadi Energi, Ini Dampaknya

Menurut Zulkifli Hasan, langkah tersebut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Dengan melibatkan BUMDesa dan koperasi desa, anak-anak mendapatkan gizi yang baik, sementara usaha desa ikut tumbuh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mendes Yandri mendorong desa-desa untuk mengembangkan konsep desa tematik berbasis potensi unggulan.

Beberapa contoh yang disarankan antara lain desa ayam petelur, desa cabai, desa jagung, hingga desa hortikultura seperti wortel dan kentang sebagai langkah konkret memperkuat kemandirian ekonomi desa.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Kemendesa RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional
Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
NU Care LAZISNU Salurkan Daging Kurban hingga Palestina, Ribuan Warga 3T dan Korban Bencana Tersentuh Bantuan
Muhammadiyah Terima Hibah Tanah dari Warga Gunungkidul, Dipercaya Kelola Aset Umat untuk Masa Depan
Wajib Tahu! Begini Prosedur Jual Beli Tanah yang Legal dan Aman Menurut ATR / BPN
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:46 WIB

Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:35 WIB

Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Berita Terbaru