BREAKING : Prabowo Subianto Setujui Flyover Bekasi Usai Tragedi KA, Fakta Mengejutkan Terungkap

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi,TNGarda.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan keselamatan transportasi kereta api pascakecelakaan yang terjadi di Bekasi, Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan langsung usai dirinya menjenguk korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/04/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya kepada awak media, Presiden menekankan pentingnya investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara objektif dan transparan.

Ia meminta seluruh pihak terkait bergerak cepat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kunjungi Tokoh Perempuan Nabire, Bipeka PKS Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pendidikan Anak dan Peran Keluarga

Menurut Presiden, keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam sistem transportasi nasional.

Oleh karena itu, pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan pascakejadian, tetapi juga pada pembenahan sistem secara menyeluruh, khususnya di titik-titik rawan kecelakaan.

Presiden Prabowo juga menyoroti masih banyaknya perlintasan kereta api di Indonesia yang belum memiliki sistem pengamanan memadai.

Mahasiswa Puncak Siapkan Aksi Damai di Nabire, Soroti Nasib Pengungsi dan Korban Konflik

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor risiko tinggi yang harus segera diatasi melalui kebijakan strategis dan terintegrasi.

Sebagai langkah konkret, pemerintah menyetujui pembangunan flyover di kawasan Bekasi.

Infrastruktur ini diharapkan mampu mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang, terutama di wilayah dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi.

IPMADO Nabire Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran HAM di Dogiyai, Ini Tuntutannya

Selain pembangunan flyover, Presiden juga menginstruksikan peningkatan sistem keselamatan seperti pemasangan palang otomatis, sinyal peringatan, serta penguatan pengawasan di titik-titik kritis.

Baca Juga:  Prabowo Terbang ke Filipina Hadiri KTT ASEAN, Bahas Ancaman Krisis Energi dan Geopolitik Dunia!

Langkah ini menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem transportasi nasional.

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa yang membutuhkan penanganan serius.

Pemerintah pun tengah menyusun strategi percepatan pembangunan dan perbaikan melalui berbagai skema pendanaan.

Presiden Prabowo Subianto Panggil Menteri ESDM, Pastikan Stabilitas Energi Nasional di Tengah Tekanan Geopolitik Global

Dalam kunjungannya, Presiden juga memastikan kondisi para korban kecelakaan mendapatkan perhatian maksimal dari tenaga medis.

Ia menyampaikan bahwa sebagian besar korban telah mendapatkan perawatan yang baik, bahkan beberapa di antaranya sudah diperbolehkan pulang.

Pemerintah, lanjut Presiden, akan memberikan kompensasi kepada para korban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Satgas Damai Cartenz Turun Langsung ke Pengungsian Sinak, Warga Gigobak Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi dan membantu masyarakat yang terdampak musibah.

Kehadiran Presiden di rumah sakit juga menjadi bentuk empati langsung kepada korban dan keluarga.

Ia menyampaikan dukungan moral serta memastikan pemerintah hadir dalam setiap situasi darurat yang menyangkut keselamatan rakyat.

Kemhan dan Kemensos Teken MoU Pengelolaan Taman Makam Pahlawan, Perkuat Edukasi Kebangsaan

Peristiwa kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan standar keselamatan transportasi publik di Indonesia.

Pemerintah menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memperkuat sistem dan mencegah risiko serupa di masa depan.

Dengan langkah-langkah strategis yang telah disiapkan, pemerintah berharap dapat menciptakan sistem transportasi yang lebih aman, modern, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: BPMI Setrpes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beredar Kabar Perbaikan Jaringan Hingga 4 Bulan, Telkomsel Pastikan Informasi Palsu
IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Analis Bongkar Fakta yang Diam – Diam
Buntut Heboh Nilai Minus LCC MPR, Juri dan MC Kontroversial Akhirnya Dinonaktifkan
ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa
Kemensos Bongkar Sistem Baru Bansos Digital, Data Penerima Kini Diawasi Ketat Lewat DTSEN
Kapolres, Dandim, dan Danlanal Kawal Longmarch Mahasiswa di Nabire
Utang Negara Hampir Rp10 Ribu Triliun, Ekonom Sebut APBN Mulai Kehilangan Kelenturan
Prabowo Perintahkan Renovasi Sekolah dan Puskesmas di Pulau Miangas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:04 WIB

Beredar Kabar Perbaikan Jaringan Hingga 4 Bulan, Telkomsel Pastikan Informasi Palsu

Kamis, 14 Mei 2026 - 03:37 WIB

IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Analis Bongkar Fakta yang Diam – Diam

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:16 WIB

Buntut Heboh Nilai Minus LCC MPR, Juri dan MC Kontroversial Akhirnya Dinonaktifkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:25 WIB

ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:46 WIB

Kemensos Bongkar Sistem Baru Bansos Digital, Data Penerima Kini Diawasi Ketat Lewat DTSEN

Berita Terbaru