Legislator PKS Abdul Fikri Dorong Relaksasi Dana BOSP untuk Tingkatkan Mutu Sekolah Swasta

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, TNGarda.com — Anggota Komisi X DPR RI, menegaskan bahwa relaksasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) harus dimanfaatkan secara optimal sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan mutu sekolah swasta di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Fikri saat menjadi narasumber dalam Workshop Pendidikan bertema “Pengelolaan dan Optimalisasi BOSP Pendidikan Bermutu” yang digelar di Aston Inn Hotel, , Sabtu (23/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satgas PKH dan TNI AL Bongkar Kontainer Mineral Diduga Bermuatan Rare Earth Radioaktif di Batam

Kegiatan itu merupakan hasil kolaborasi antara , Komisi X DPR RI, dan sebagai upaya memperkuat tata kelola dana pendidikan yang efektif dan tepat sasaran.

Dalam pemaparannya, Fikri menjelaskan bahwa regulasi Dana BOSP periode 2025/2026 kini lebih fleksibel dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, kebijakan relaksasi tersebut memberikan ruang bagi sekolah untuk menyesuaikan penggunaan anggaran dengan kebutuhan riil di lapangan.

Milad ke 109, Aisyiyah Serukan Perdamaian Dunia dan Dakwah Inklusif untuk Semua

“Dana BOSP ini harus menjadi alat pendorong kemajuan pendidikan, khususnya bagi sekolah swasta yang selama ini tumbuh dari partisipasi dan gotong royong masyarakat,” ujar Fikri di hadapan peserta workshop.

Fleksibilitas penggunaan anggaran terlihat dalam matriks terbaru pengelolaan Dana BOSP.

Sekolah swasta kini diperbolehkan mengalokasikan dana hingga maksimal 40 persen untuk pembayaran honor guru, lebih besar dibanding sekolah negeri yang dibatasi maksimal 20 persen.

Kapolres Nabire Ajak Masyarakat Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Selain itu, pemerintah juga menetapkan komponen wajib lain seperti pengadaan buku minimal 10 persen serta pemeliharaan sarana dan prasarana (sarpras) maksimal 20 persen guna menjaga keseimbangan kualitas layanan pendidikan.

Baca Juga:  Presiden PKS Apresiasi Siswi SMA 1 Pontianak yang Viral di Lomba Cerdas Cermat MPR RI

Legislator Fraksi PKS dari daerah pemilihan Jawa Tengah IX yang meliputi Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes tersebut menilai kehadiran negara melalui dukungan APBN dan APBD sangat penting untuk memperkuat keberlangsungan sekolah swasta.

Dukungan tersebut, lanjutnya, dapat diwujudkan melalui berbagai program seperti Dana BOSP, Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan BOSP kinerja, hingga revitalisasi fisik bangunan sekolah.

Update Kasus Meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Terjunkan Tim Investigasi Usut Dugaan Kelalaian

Khusus di Jawa Tengah, tata kelola penggunaan dana pendidikan turut diawasi secara ketat oleh bersama Juknis BOP Jawa Tengah guna memastikan layanan pendidikan berjalan transparan dan bebas dari pungutan liar.

Melalui pengelolaan Dana BOSP yang cermat, akurat, dan berbasis data, Komisi X DPR RI berharap sekolah swasta mampu meningkatkan mutu pembelajaran.

Sehingga berdampak langsung terhadap kualitas siswa dan daya saing pendidikan nasional.

TNI AU Resmi Perkuat Armada Udara dengan Rafale dan A400M MRTT, Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Kedaulatan RI

Selain Abdul Fikri Faqih, workshop tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber lain, di antaranya Wahyudi dari Setditjen PAUD Dikdas dan PNFI Kemendikdasmen.

Hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Tengah Haris Wahyudi, serta Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah Sunarto.

Penulis : Afif.Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Humas PKS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKS Perkuat Tata Kelola Partai Modern, Supervisi Program Strategis Jadi Kunci Transformasi Organisasi
PKS Dukung Prabowo Rombak BGN, Kasus Keracunan MBG Jadi Alarm Keras
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Tepis Stigma Generasi Hedon, Ketua Majelis Syura PKS Dorong Anak Muda Jadikan Kurban Gerakan Sosial
BPOM Temukan 22 Produk Herbal Berbahaya, PKS Warning Risiko Kematian Mendadak
PKS Apresiasi Kemenlu dan Turkiye atas Pembebasan 9 WNI Tim Kemanusiaan Gaza
PKS Warning Pemerintah dan BI! Kepercayaan Pasar Bisa Goyah Jika Rupiah Terus Tertekan
Presiden PKS Apresiasi Siswi SMA 1 Pontianak yang Viral di Lomba Cerdas Cermat MPR RI
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:17 WIB

PKS Dukung Prabowo Rombak BGN, Kasus Keracunan MBG Jadi Alarm Keras

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:47 WIB

Tepis Stigma Generasi Hedon, Ketua Majelis Syura PKS Dorong Anak Muda Jadikan Kurban Gerakan Sosial

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:15 WIB

BPOM Temukan 22 Produk Herbal Berbahaya, PKS Warning Risiko Kematian Mendadak

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:49 WIB

Legislator PKS Abdul Fikri Dorong Relaksasi Dana BOSP untuk Tingkatkan Mutu Sekolah Swasta

Berita Terbaru