Home / TNI

Satgas PKH dan TNI AL Bongkar Kontainer Mineral Diduga Bermuatan Rare Earth Radioaktif di Batam

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, TNGarda.com – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua Pelaksana 1 Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) bersama Ketua Pelaksana Satgas PKH Jampidsus Kejaksaan Agung RI Dr. Febrie Adriansyah, S.H., M.H.

Serta Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata meninjau langsung pemeriksaan kontainer mineral hasil penindakan TNI AL di Dermaga Kodaeral IV Batam, Kepulauan Riau, Selasa (26/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi Humanis Satgas Yonif 136 Tuai Haru di Papua Tengah, Warga Ukuneri Dapat Pengobatan Gratis dari TNI

Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan penyidik TNI AL terkait penindakan kapal pengangkut mineral yang diamankan pada 17 Mei 2026.

Dalam proses pemeriksaan tersebut, aparat membuka 15 dari total 25 kontainer untuk mencocokkan isi muatan dengan dokumen ekspor dan dokumen pengiriman barang.

Langkah pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus pengawasan terhadap pengelolaan sumber daya alam nasional agar tidak disalahgunakan.

Pemerintah bersama aparat penegak hukum terus memperkuat sinergi antarinstansi guna memastikan kekayaan alam Indonesia dapat memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat.

Satgas Damai Cartenz Tangkap Wadanyon HSSBI KKB Yahukimo, Amunisi dan Senjata Tajam Disita

Dalam keterangannya kepada awak media, Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon menegaskan bahwa tim dari Jakarta hadir untuk melihat langsung hasil penindakan yang dilakukan jajaran TNI AL dan Kodaeral IV Batam terhadap kapal yang membawa kandungan tanah logam mineral yang memiliki unsur radioaktif.

Baca Juga: 

“Ini sesuai dengan tugas pokok daripada Angkatan Laut dan yang pasti nanti prosesnya ini, hasil pengecekan ini akan kita telaah secara hukum, dilakukan kajian,” ujar Kasum TNI.

Ia juga menegaskan komitmen TNI dalam mendukung pemberantasan penyelundupan sumber daya alam melalui jalur laut.

Menurutnya, TNI Angkatan Laut akan terus melakukan langkah-langkah tegas terhadap berbagai bentuk penyelundupan yang merugikan negara.

PKS Apresiasi Kemenlu dan Turkiye atas Pembebasan 9 WNI Tim Kemanusiaan Gaza

“Perlu disampaikan juga di sini bahwa dari pimpinan TNI menyampaikan bahwa TNI dalam hal ini melalui TNI Angkatan Laut akan terus melakukan upaya-upaya tegas terhadap setiap penyelundupan-penyelundupan lewat jalur laut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kasum TNI menyampaikan bahwa penanganan kasus tersebut sejalan dengan perhatian Presiden RI terhadap maraknya penyelundupan sumber daya alam strategis

Khususnya mineral rare earth yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting bagi industri teknologi modern.

“Apalagi kita ketahui bapak Presiden Republik Indonesia mengatakan bahwa penyelundupan mineral khususnya rare earth ini salah satu yang menjadi atensi selain penyelundupan-penyelundupan sumber daya alam lainnya,” pungkasnya.

Singgung Islam Rahmatan Lil Alamin, Haedar Nashir Bongkar Tantangan Besar Indonesia Menuju Negara Maju

Kegiatan peninjauan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dan aparat dalam memperketat pengawasan terhadap aktivitas ekspor mineral strategis.

Sekaligus mencegah potensi kerugian negara akibat praktik penyelundupan sumber daya alam.

 

Penulis : Afif Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Puspen.TNI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dankodaeral XI Turun Langsung ke Permukiman Suku Asmat, 140 Warga Terima Layanan Kesehatan Gratis
Warga Pedalaman Papua Akhirnya Nikmati Listrik, Aksi TNI di Lanny Jaya Tuai Apresiasi
Puskesmas Samabusa Dibersihkan Prajurit Yonif TP 804/DBAY, Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Beri Apresiasi
Kodiklatau Sosialisasikan Doktrin Swa Bhuwana Paksa 2025, Ini Strategi TNI AU Hadapi Tantangan Masa Depan
Panen Raya 11,7 Ton di Merauke, Kodaeral XI Bantu Warga Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
TNI AL dan Tim Gabungan Cari Dua ABK Hilang Usai KM Mitra Jaya Tenggelam di Perairan Asahan
Pertemuan Strategis TNI AL Australia Hasilkan Kesepakatan Penting, Ini Fokus Kerja Samanya
Viral! Ratusan Masyarakat Papua Bersama TNI Gelar Kirab Merah Putih di Puncak Zaitun, Bukti Cinta NKRI Tak Pernah Padam
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:25 WIB

Dankodaeral XI Turun Langsung ke Permukiman Suku Asmat, 140 Warga Terima Layanan Kesehatan Gratis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:49 WIB

Warga Pedalaman Papua Akhirnya Nikmati Listrik, Aksi TNI di Lanny Jaya Tuai Apresiasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:03 WIB

Puskesmas Samabusa Dibersihkan Prajurit Yonif TP 804/DBAY, Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Beri Apresiasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:06 WIB

Kodiklatau Sosialisasikan Doktrin Swa Bhuwana Paksa 2025, Ini Strategi TNI AU Hadapi Tantangan Masa Depan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:39 WIB

Panen Raya 11,7 Ton di Merauke, Kodaeral XI Bantu Warga Sekaligus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru