ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TNGarda.com – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) terus memperkuat kolaborasi internasional untuk mempercepat pembangunan desa.

Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto bersama Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria menerima audiensi dari Asian Development Bank di ruang kerja Menteri Desa, Rabu (6/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Mendes Yandri menegaskan bahwa desa kini memegang peranan strategis di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo Resmikan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih, Dilengkapi Cold Storage hingga SPBN

Hal itu sejalan dengan Asta Cita ke-6, yakni membangun dari desa dan dari bawah guna pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

Menurut Mendes Yandri, Kemendes PDT telah menerjemahkan visi tersebut melalui 12 Program Aksi Bangun Desa.

Program itu meliputi penguatan BUMDesa, Koperasi Desa Merah Putih, Desa Tematik, Desa Ekspor hingga Desa Ketahanan Energi.

“Yang penting di daerah tertinggal masih ada desa yang perlu kolaborasi untuk percepatan pembangunan,” ujar Mendes Yandri.

Kontak Tembak di Dogiyai! Brimob Papua Tengah Lumpuhkan Perlawanan Kelompok Bersenjata di Idadagi

Ia menjelaskan, Kemendes PDT sebelumnya juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga internasional, termasuk World Bank, untuk mendorong pembangunan desa berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengembangan ekonomi hijau berkelanjutan serta pemberdayaan masyarakat desa.

Karena itu, Kemendes PDT mengajak ADB Indonesia untuk ikut memperkuat program pembangunan desa di berbagai wilayah Indonesia.

Operasi Besar Satgas PKH di Papua Tengah! Excavator hingga Loader Tambang Ilegal Diamankan

“Kami siap berkolaborasi karena memang banyak program ke desa yang bisa dikolaborasikan dengan ADB,” kata Mendes Yandri.

Baca Juga:  Resmi ! YouTube Blokir Akun di Bawah 16 Tahun, Ini Dampaknya untuk Pengguna Indonesia

Sementara itu, Wamendes Ahmad Riza Patria mengungkapkan bahwa dari total 75.266 desa di Indonesia, sekitar 10 ribu desa masih masuk kategori tertinggal.

Desa-desa tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti akses listrik, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Resmi ! YouTube Blokir Akun di Bawah 16 Tahun, Ini Dampaknya untuk Pengguna Indonesia

Karena itu, pihaknya berharap kolaborasi bersama ADB dapat mempercepat transformasi desa tertinggal dan sangat tertinggal menjadi desa berkembang hingga desa maju.

“Kami berharap program kolaborasi dengan ADB nantinya bakal bisa berdayakan masyarakat desa agar bisa berkembang dan mensejahterakan,” ujar Ahmad Riza Patria.

Di sisi lain, Country Director ADB Indonesia Resident Mission Bobur Alimov menyampaikan apresiasinya atas ajakan Kemendes PDT untuk terlibat dalam percepatan pembangunan desa di Indonesia.

Tokoh Perempuan Nabire Siti Qomariah Apresiasi BIPEKA PKS, Dorong Edukasi Keluarga Lebih Komprehensif

Menurut Bobur Alimov, pemberdayaan masyarakat desa menjadi salah satu fokus utama ADB Indonesia dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“ADB Indonesia siap menjadi tidak hanya mitra finansial tetapi juga mitra pembangunan bagi Kemendes,” tegas Bobur Alimov.

Turut hadir dalam audiensi tersebut sejumlah pejabat ADB Indonesia Resident Mission, di antaranya Ms. Kanya Sasradipoera, Ms. Ninebeth Carandang, Mr. Eric Quincieu, dan Ms. Junko Sagara.

Sementara dari Kemendes PDT hadir mendampingi Mendes dan Wamendes, yakni Sekjen Taufik Madjid, Dirjen PPDT Samsul Widodo, Dirjen PEID Tabrani, Kepala BPSDM Agustomi Masik serta Staf Khusus Fahad At-Tamimi.

 

 

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Mendesa RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional
Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
NU Care LAZISNU Salurkan Daging Kurban hingga Palestina, Ribuan Warga 3T dan Korban Bencana Tersentuh Bantuan
Muhammadiyah Terima Hibah Tanah dari Warga Gunungkidul, Dipercaya Kelola Aset Umat untuk Masa Depan
Wajib Tahu! Begini Prosedur Jual Beli Tanah yang Legal dan Aman Menurut ATR / BPN
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:46 WIB

Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:35 WIB

Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Berita Terbaru