Didorong Jadi Pahlawan Nasional, Perjuangan Hamengku Buwono II Dapat Dukungan Wamensos

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TNGarda.com – Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima perwakilan Yayasan Vasiatii Socaning Lokika bersama masyarakat Desa Pagerejo, Wonosobo, di Kantor Kementerian Sosial, Senin (6/4).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh harapan, di mana para perwakilan masyarakat menyampaikan aspirasi terkait pengusulan Hamengku Buwono II sebagai Pahlawan Nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usulan ini dinilai sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar beliau dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

YONIF TP 804/DBAY IKUTI APEL KESIAPSIAGAAN PENGAMANAN PENYAMPAIAN ASPIRASI DI POLRES NABIRE

Dalam kesempatan itu, Wamensos menyampaikan apresiasi atas inisiatif masyarakat dan lembaga yang aktif mengangkat kembali peran tokoh-tokoh sejarah.

Ia menegaskan bahwa pemerintah pada prinsipnya membuka ruang seluas-luasnya bagi pengusulan tokoh yang dinilai layak mendapatkan gelar kehormatan tersebut.

Namun demikian, Agus Jabo Priyono menekankan bahwa proses penetapan Pahlawan Nasional harus melalui tahapan yang ketat dan terstruktur.

Mulai dari pengusulan di tingkat daerah, verifikasi administrasi, kajian akademis, hingga penilaian oleh tim ahli sebelum akhirnya diputuskan oleh Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga:  Prabowo Perintahkan Renovasi Sekolah dan Puskesmas di Pulau Miangas

Dijelaskan pula bahwa proses pengusulan Hamengku Buwono II di tingkat daerah telah dimulai sejak Januari 2024.

Sebagai bagian dari persyaratan, naskah akademis yang memuat rekam jejak perjuangan dan kontribusi beliau juga telah diserahkan kepada Bupati Wonosobo pada April 2026.

Dahnil Anzar Simanjuntak Soroti Risiko Kesehatan Haji, Layanan di Makkah Diperkuat

Lebih lanjut, Wamensos menegaskan bahwa pemberian gelar Pahlawan Nasional bukan sekadar simbol atau penghargaan formal semata.

Menurutnya, makna yang lebih dalam adalah bagaimana generasi penerus mampu meneladani semangat juang, pengorbanan, serta nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh para tokoh tersebut.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kedamaian bangsa sebagai bentuk nyata melanjutkan perjuangan para pahlawan.

Upaya pengusulan ini diharapkan tidak hanya memperkuat penghargaan terhadap sejarah, tetapi juga menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah kehidupan masyarakat saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beredar Kabar Perbaikan Jaringan Hingga 4 Bulan, Telkomsel Pastikan Informasi Palsu
IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Analis Bongkar Fakta yang Diam – Diam
Buntut Heboh Nilai Minus LCC MPR, Juri dan MC Kontroversial Akhirnya Dinonaktifkan
ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa
Kemensos Bongkar Sistem Baru Bansos Digital, Data Penerima Kini Diawasi Ketat Lewat DTSEN
Kapolres, Dandim, dan Danlanal Kawal Longmarch Mahasiswa di Nabire
Utang Negara Hampir Rp10 Ribu Triliun, Ekonom Sebut APBN Mulai Kehilangan Kelenturan
Prabowo Perintahkan Renovasi Sekolah dan Puskesmas di Pulau Miangas
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:04 WIB

Beredar Kabar Perbaikan Jaringan Hingga 4 Bulan, Telkomsel Pastikan Informasi Palsu

Kamis, 14 Mei 2026 - 03:37 WIB

IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Analis Bongkar Fakta yang Diam – Diam

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:16 WIB

Buntut Heboh Nilai Minus LCC MPR, Juri dan MC Kontroversial Akhirnya Dinonaktifkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:25 WIB

ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:46 WIB

Kemensos Bongkar Sistem Baru Bansos Digital, Data Penerima Kini Diawasi Ketat Lewat DTSEN

Berita Terbaru