Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TNGarda.com – NU Care-LAZISNU PBNU memilih melakukan pemotongan hewan kurban Idul Adha 1447 H di Rumah Potong Hewan (RPH) guna memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai syariat Islam, higienis, serta memenuhi standar kesehatan dan pengelolaan limbah yang aman.

Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU, Riri Khariroh, mengatakan pemotongan hewan kurban di RPH memberikan jaminan bahwa seluruh tahapan dilakukan secara profesional dengan pengawasan ketat dari tenaga ahli dan dokter hewan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyaksikan langsung proses penyembelihan hewan kurban. Sebelum disembelih, hewan diperiksa kembali oleh dokter hewan.

Milad ke 109, Aisyiyah Serukan Perdamaian Dunia dan Dakwah Inklusif untuk Semua

Selain itu, seluruh juru sembelih halal di sini telah tersertifikasi sehingga memiliki kompetensi sesuai syariat Islam,” ujar Riri di RPH Darma Jaya, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan tidak hanya dilakukan sebelum penyembelihan, tetapi juga setelah proses pemotongan berlangsung.

Pemeriksaan organ dalam dilakukan untuk memastikan daging kurban aman dikonsumsi masyarakat.

Prabowo Resmi Paparkan RAPBN 2027 di DPR, Fokus Ekonomi Rakyat dan Ketahanan Nasional Jadi Sorotan

“Setelah pemotongan, dokter hewan tetap standby untuk memeriksa organ dalam seperti jeroan agar dipastikan bebas dari hal yang membahayakan.

Jika dinyatakan aman dan sehat, daging kemudian diproses, dipotong, dan dikemas ke dalam besek sebelum didistribusikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain mengutamakan aspek syariat dan kesehatan, NU Care-LAZISNU juga menerapkan standar kebersihan selama proses pemotongan dan pengemasan daging kurban.

ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa

Para petugas menggunakan perlengkapan higienis seperti sarung tangan, masker, apron, dan pelindung kepala.

“Kami menjaga kehigienisan daging kurban agar tetap aman dan layak konsumsi hingga diterima masyarakat,” tambah Riri.

Sementara itu, Pengawas RPH Darma Jaya, Deni Hasudungan, menegaskan bahwa aspek higiene dan sanitasi menjadi prioritas utama selama proses pemotongan hewan kurban di RPH.

Baca Juga:  Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

BPOM Temukan 22 Produk Herbal Berbahaya, PKS Warning Risiko Kematian Mendadak

“Sanitasi lebih terjaga karena limbah tidak langsung dibuang ke saluran air, melainkan diolah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Selain itu, proses penyembelihan dilakukan oleh juru sembelih halal yang sudah tersertifikasi,” katanya.

Deni menjelaskan, pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan melalui dua tahapan, yakni antemortem dan postmortem.

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Sinergi TNI-Polri dalam Pengamanan Aksi Mahasiswa Puncak

Pemeriksaan antemortem bertujuan memastikan kondisi hewan sehat sebelum disembelih, sedangkan postmortem dilakukan dengan memeriksa organ dalam seperti hati, paru-paru, jantung, limpa, dan ginjal guna mendeteksi kemungkinan penyakit.

Ia menambahkan, hewan kurban sudah masuk kandang karantina sejak H-2 atau H-1 sebelum penyembelihan dan proses pemotongan berlangsung hingga hari tasyrik.

Dalam pengelolaan limbah, RPH Darma Jaya juga menerapkan sistem ramah lingkungan melalui IPAL.

Dipimpin Langsung Komandan, Prajurit Lanal Nabire Asah Kemampuan Tempur dengan Latihan Menembak Taktis

Limbah padat diolah menjadi pupuk, sementara limbah cair diproses menggunakan mikroorganisme agar tidak mencemari lingkungan.

“Limbah padat dapat dimanfaatkan menjadi pupuk, sedangkan limbah cair diolah menggunakan mikroorganisme sebelum dibuang,” tutur Deni.

Dokter Hewan RPH Darma Jaya, Amar Naufal, menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh sejak hewan tiba di kandang karantina.

Haru! Satgas Yonif 2 Marinir Pererat Hubungan dengan Warga Papua Lewat Komsos dan Dukung Ekonomi Lokal

Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, usia hewan, hingga deteksi penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

“Pada sapi terdapat penyakit menular seperti PMK dan LSD. Karena itu, kami tidak memprioritaskan hewan dengan indikasi penyakit tersebut untuk dipotong,” ujar Amar.

Langkah NU Care-LAZISNU melakukan pemotongan hewan kurban di RPH menjadi bagian dari upaya menghadirkan distribusi daging kurban yang sehat, aman, sesuai syariat Islam, serta ramah lingkungan bagi masyarakat.

Penulis : Afif Fudin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: NU Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional
Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia
NU Care LAZISNU Salurkan Daging Kurban hingga Palestina, Ribuan Warga 3T dan Korban Bencana Tersentuh Bantuan
Muhammadiyah Terima Hibah Tanah dari Warga Gunungkidul, Dipercaya Kelola Aset Umat untuk Masa Depan
Wajib Tahu! Begini Prosedur Jual Beli Tanah yang Legal dan Aman Menurut ATR / BPN
Singgung Islam Rahmatan Lil Alamin, Haedar Nashir Bongkar Tantangan Besar Indonesia Menuju Negara Maju
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:46 WIB

Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:35 WIB

Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Berita Terbaru