Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL, Indonesia Dorong Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang — TNGarda.com – Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Ketiga prajurit tersebut adalah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk penghormatan negara, Presiden Prabowo Subianto memimpin prosesi pelepasan jenazah di VIP Lounge Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026).

Wamenhan Hadiri Rakor di Kementerian PANRB, Perkuat Strategi Rekrutmen SDM Nasional

Upacara berlangsung khidmat dan penuh haru, mencerminkan penghargaan atas dedikasi para prajurit dalam menjaga perdamaian dunia.

Pernyataan Resmi Pemerintah

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta menegaskan komitmen pemerintah dalam mengawal keselamatan prajurit di medan tugas.

“Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga para prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujarnya.

Selain korban gugur, pemerintah juga mengonfirmasi adanya tiga prajurit TNI lainnya yang mengalami luka-luka. Penyebab insiden masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL.

Polda Papua Tengah Ungkap Hasil Operasi Ketupat Noken 2026: Kecelakaan Naik, Korban Meninggal Turun Signifikan

Langkah Diplomatik Indonesia di PBB

Sebagai respons cepat, Indonesia melalui Perwakilan Tetap di New York telah meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menggelar rapat darurat.

Permintaan tersebut mendapat dukungan dari Prancis sebagai penanggung jawab isu Lebanon di forum tersebut.

Dalam forum itu, Indonesia menegaskan sikap tegas dengan:

Baca Juga:  ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa

Mengutuk serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian

Mendesak investigasi menyeluruh dan transparan

Menuntut peningkatan jaminan keamanan bagi personel UNIFIL

Dahnil Anzar Simanjuntak Soroti Risiko Kesehatan Haji, Layanan di Makkah Diperkuat

Langkah ini menunjukkan posisi aktif Indonesia dalam menjaga kredibilitas misi perdamaian dunia.

Pentingnya Perlindungan Pasukan Perdamaian

Menlu Sugiono menekankan bahwa pasukan penjaga perdamaian memiliki mandat khusus, yaitu menjaga stabilitas, bukan terlibat dalam konflik bersenjata.

“Peacekeeping bukan peacemaking. Mereka tidak dipersiapkan untuk pertempuran, melainkan untuk menjaga situasi damai sesuai mandat PBB,” tegasnya.

Pernyataan ini memperkuat urgensi perlindungan maksimal terhadap personel yang bertugas di wilayah konflik.

TNI AD Bergerak Cepat Tangani Dampak Gempa M7,6 di Sulawesi Utara, Warga Mulai Beraktivitas Normal

Dorongan Evaluasi Sistem Keamanan Global

Indonesia juga mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan pasukan penjaga perdamaian, khususnya dalam misi UNIFIL di Lebanon.

Evaluasi ini dinilai penting untuk:

Mencegah terulangnya insiden serupa

Meningkatkan standar keamanan operasional

Memastikan perlindungan optimal bagi personel

Komitmen Indonesia untuk Perdamaian Dunia

Insiden ini menjadi pengingat bahwa misi perdamaian memiliki risiko tinggi. Namun demikian, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas global.

Aisyiyah Dorong Implementasi PP Tunas, Perlindungan Anak di Ruang Digital Diperkuat

Pengorbanan para prajurit tidak hanya menjadi duka nasional, tetapi juga momentum untuk memperkuat sistem perlindungan pasukan perdamaian secara internasional.

Di tengah kehilangan, pemerintah memastikan bahwa negara hadir, menghormati, dan akan terus melindungi setiap prajurit yang bertugas demi terciptanya dunia yang lebih aman dan damai.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Setkab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional
Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
NU Care LAZISNU Salurkan Daging Kurban hingga Palestina, Ribuan Warga 3T dan Korban Bencana Tersentuh Bantuan
Muhammadiyah Terima Hibah Tanah dari Warga Gunungkidul, Dipercaya Kelola Aset Umat untuk Masa Depan
Wajib Tahu! Begini Prosedur Jual Beli Tanah yang Legal dan Aman Menurut ATR / BPN
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:46 WIB

Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:35 WIB

Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Berita Terbaru