Menteri Desa Yandri Susanto Ingatkan Bahaya Narkoba di Maros, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maros, Sulawesi Selatan – TNGarda.com – Yandri Susanto mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba saat melakukan kunjungan kerja di Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Dalam kunjungannya ke desa yang dikenal sebagai desa bebas narkoba tersebut, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) menegaskan bahwa ancaman peredaran narkoba kini mulai menyasar wilayah pedesaan sebagai target pasar baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

TNI AL dan KSDA Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi di KM Gunung Dempo, Delapan Ekor Burung Diamankan

Kondisi ini dinilai menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan ketahanan sosial masyarakat desa.

Menurut Mendes Yandri, keluarga merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter dan pengawasan.

Serta pendidikan moral anak agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif maupun jaringan peredaran narkotika.

“Keluarga harus menjadi benteng utama dalam melindungi anak-anak dari bahaya narkoba.

Desa harus tetap aman, sehat, dan memiliki generasi muda yang berkualitas,” ujar Mendes Yandri saat memberikan arahan kepada masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat.

Momen Mengharukan di Kiwirok! Satgas Ops Damai Cartenz Jaga Peresmian Gereja hingga Berlangsung Damai

Hingga pemuda untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba di lingkungan desa.

Baca Juga:  Kemhan dan Kemensos Teken MoU Pengelolaan Taman Makam Pahlawan, Perkuat Edukasi Kebangsaan

Menurutnya, kolaborasi dan kepedulian bersama sangat penting guna menciptakan lingkungan desa yang aman serta terbebas dari penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Mendes Yandri menilai keberhasilan pemberantasan narkoba di desa tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum.

Tangis Warga Pecah! Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Kisah Perjuangannya Bikin Haru

Tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam memberikan edukasi, pengawasan, serta pelaporan apabila ditemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Selain itu, ia juga mendorong pemerintah desa untuk memanfaatkan kegiatan kepemudaan, olahraga, pendidikan, dan pelatihan keterampilan.

Sebagai langkah positif dalam membangun generasi muda yang produktif dan terhindar dari pengaruh narkoba.

Kunjungi Tokoh Perempuan Nabire, Bipeka PKS Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pendidikan Anak dan Peran Keluarga

Menurutnya, pemuda desa harus diberikan ruang untuk berkembang agar mampu menjadi kekuatan pembangunan desa di masa depan.

Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan.

Dengan adanya edukasi dan pengawasan yang kuat dari keluarga serta masyarakat, pemerintah berharap desa-desa di Indonesia dapat menjadi lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari ancaman narkoba.

 

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Kementerian Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Nasional di Tuban, Indonesia Catat Sejarah Baru Ketahanan Pangan
Tangis Warga Pecah! Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Kisah Perjuangannya Bikin Haru
Pemerintah Larang Marketplace Naikkan Biaya Layanan, Menteri UMKM Ancam Tindak Tegas Platform Nakal
Beredar Kabar Perbaikan Jaringan Hingga 4 Bulan, Telkomsel Pastikan Informasi Palsu
IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Analis Bongkar Fakta yang Diam – Diam
Buntut Heboh Nilai Minus LCC MPR, Juri dan MC Kontroversial Akhirnya Dinonaktifkan
ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa
Kemensos Bongkar Sistem Baru Bansos Digital, Data Penerima Kini Diawasi Ketat Lewat DTSEN
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:43 WIB

Menteri Desa Yandri Susanto Ingatkan Bahaya Narkoba di Maros, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:18 WIB

Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Nasional di Tuban, Indonesia Catat Sejarah Baru Ketahanan Pangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:56 WIB

Tangis Warga Pecah! Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Kisah Perjuangannya Bikin Haru

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:56 WIB

Pemerintah Larang Marketplace Naikkan Biaya Layanan, Menteri UMKM Ancam Tindak Tegas Platform Nakal

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:04 WIB

Beredar Kabar Perbaikan Jaringan Hingga 4 Bulan, Telkomsel Pastikan Informasi Palsu

Berita Terbaru