
Maros, Sulawesi Selatan – TNGarda.com – Yandri Susanto mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba saat melakukan kunjungan kerja di Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Dalam kunjungannya ke desa yang dikenal sebagai desa bebas narkoba tersebut, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) menegaskan bahwa ancaman peredaran narkoba kini mulai menyasar wilayah pedesaan sebagai target pasar baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi ini dinilai menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan ketahanan sosial masyarakat desa.
Menurut Mendes Yandri, keluarga merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter dan pengawasan.
Serta pendidikan moral anak agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif maupun jaringan peredaran narkotika.

“Keluarga harus menjadi benteng utama dalam melindungi anak-anak dari bahaya narkoba.
Desa harus tetap aman, sehat, dan memiliki generasi muda yang berkualitas,” ujar Mendes Yandri saat memberikan arahan kepada masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat.
Hingga pemuda untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba di lingkungan desa.
Menurutnya, kolaborasi dan kepedulian bersama sangat penting guna menciptakan lingkungan desa yang aman serta terbebas dari penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Mendes Yandri menilai keberhasilan pemberantasan narkoba di desa tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum.
Tangis Warga Pecah! Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Kisah Perjuangannya Bikin Haru
Tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam memberikan edukasi, pengawasan, serta pelaporan apabila ditemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Selain itu, ia juga mendorong pemerintah desa untuk memanfaatkan kegiatan kepemudaan, olahraga, pendidikan, dan pelatihan keterampilan.
Sebagai langkah positif dalam membangun generasi muda yang produktif dan terhindar dari pengaruh narkoba.
Menurutnya, pemuda desa harus diberikan ruang untuk berkembang agar mampu menjadi kekuatan pembangunan desa di masa depan.
Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan.
Dengan adanya edukasi dan pengawasan yang kuat dari keluarga serta masyarakat, pemerintah berharap desa-desa di Indonesia dapat menjadi lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari ancaman narkoba.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Kementerian Desa


