
Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah resmi menuntaskan pemberangkatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan layanan optimal bagi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kloter terakhir PPIH dari Daerah Kerja (Daker) Makkah Gelombang II diberangkatkan pada Jumat (25/4/2026) melalui Asrama Haji Kelas I Jakarta.
Sebanyak 168 petugas dilepas pada keberangkatan pamungkas ini, sehingga total keseluruhan PPIH yang telah diberangkatkan mencapai 1.751 orang.
Para petugas tersebut akan bertugas memberikan pelayanan menyeluruh bagi jemaah haji Indonesia, mulai dari aspek akomodasi, transportasi, hingga bimbingan ibadah selama berada di Arab Saudi.
Direktur Bina Petugas Haji, Chandra Sulistio Reksoprodjo, menegaskan bahwa kesiapan petugas tidak hanya bersifat administratif.
Tetapi juga mencakup kesiapan mental dan emosional. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim dan empati dalam melayani jemaah.
Menurutnya, salah satu tugas utama petugas adalah membantu mengurangi tingkat stres jemaah selama menjalankan ibadah haji.
Oleh karena itu, petugas diminta menciptakan suasana yang tenang, nyaman, dan kondusif.
Selain itu, Chandra juga mengingatkan pentingnya membangun narasi positif tentang Tanah Suci.
Ia mengimbau seluruh petugas untuk menyampaikan hal-hal baik serta menjaga kemuliaan Tanah Haram dalam setiap interaksi dengan jemaah.
Kapolda Papua Tengah Tegaskan Komitmen Pulihkan Situasi Dogiyai, Proses Hukum Tanpa Toleransi
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menekankan bahwa tugas sebagai petugas haji membutuhkan kesabaran, ketahanan mental, serta keikhlasan dalam melayani.
Ia juga mengingatkan pentingnya penguasaan teknis di lapangan, termasuk pemahaman peta wilayah dan sistem layanan di Makkah, guna menghindari kendala operasional selama bertugas.
Lebih lanjut, Puji menegaskan bahwa setiap petugas yang mengenakan seragam PPIH membawa nama baik bangsa Indonesia.
Wapres Gibran Turun Langsung ! Bandara Nabire Dipacu Jadi Penggerak Ekonomi Papua Tengah
Oleh sebab itu, etika pelayanan, sikap profesional, dan respons terhadap jemaah harus dijaga secara konsisten.
Menutup arahannya, ia mengajak seluruh petugas untuk menjaga kualitas pelayanan dengan pendekatan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan jemaah, sehingga ibadah haji dapat dijalankan dengan khusyuk dan lancar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina PHU Rizka Anungnata, Direktur Bina Petugas Haji Chandra Sulistio Reksoprodjo, serta Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Kemenhaji dan umroh


