Enrekang – TNGarda – Operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hanyut di Sungai Saddang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, memasuki hari kedua pada Kamis (26/3/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim SAR gabungan kembali dikerahkan untuk melanjutkan proses pencarian dengan cakupan area yang lebih luas.
Sejak pagi hari, tim yang terdiri dari personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Basarnas, TNI, Polri.
Serta relawan setempat mulai bergerak menuju titik pencarian di wilayah Desa Tungka, Kecamatan Enrekang.
Satgas MBG Nabire Matangkan Dapur MBG Jelang 31 Maret 2026, Fokus Kualitas dan Distribusi
Persiapan dilakukan secara matang guna menghadapi kondisi medan yang cukup menantang.
Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet dengan menyusuri aliran Sungai Saddang.
Selain itu, sebagian personel juga menyisir area pinggiran sungai secara manual untuk memastikan tidak ada titik yang terlewat, terutama lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat korban tersangkut.
Kondisi arus sungai yang cukup deras menjadi salah satu kendala utama dalam operasi ini.
Mutasi Besar TNI, Panglima Agus Subiyanto Lantik Sejumlah Pejabat Strategis
Debit air Sungai Saddang diketahui meningkat akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, sehingga memperbesar risiko bagi tim pencari sekaligus menyulitkan proses pencarian.
Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Dr. Ramli, menyampaikan bahwa strategi pencarian pada hari kedua difokuskan pada titik-titik rawan.
Tim dibagi ke dalam beberapa kelompok agar penyisiran dapat dilakukan lebih efektif dan menjangkau area yang lebih luas.
Pengamanan Wisata Lebaran Diperketat, Polda Papua Tengah Fokus Kawasan Pantai Nabire
Selain penyisiran di permukaan air, tim juga melakukan pemantauan di sejumlah tikungan sungai, bebatuan besar, serta tumpukan kayu yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.
Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat kemungkinan ditemukannya korban.
Dalam upaya mendukung pencarian, tim SAR juga menjalin koordinasi intensif dengan masyarakat setempat.
Informasi dari warga yang berada di sekitar lokasi kejadian menjadi salah satu sumber penting untuk mempersempit area pencarian.
Langkah Mengejutkan Prabowo Subianto: Sampah Kota Besar Akan Disulap Jadi Energi, Ini Dampaknya
Seorang petugas di lokasi menyebutkan bahwa seluruh personel terus berupaya maksimal meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.
Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap misi kemanusiaan menjadi dorongan utama dalam setiap langkah pencarian.
Hingga memasuki sore hari, korban masih belum ditemukan. Namun demikian, tim SAR gabungan memastikan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan berbagai strategi hingga korban berhasil ditemukan.
Wacana Sekolah Online April 2026 Resmi Batal, Pemerintah Prioritaskan Pembelajaran Tatap Muka
Operasi ini menjadi wujud nyata sinergi antarinstansi dalam penanganan bencana dan situasi darurat.
Harapan besar disampaikan oleh semua pihak agar korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi.
Sehingga memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu dengan penuh kecemasan.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Humas Brimob



