
Yahukimo,TNGarda — Satgas Ops Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo berhasil mengamankan dan mengawal enam kapal logistik yang membawa bahan bakar minyak (BBM) dan bahan makanan (Bama) menuju Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Pengawalan dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah potensi gangguan keamanan di jalur perairan pedalaman Papua.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengamanan berlangsung sejak Jumat (8/5/2026) hingga Sabtu malam (9/5/2026). Enam kapal tersebut bergerak dari Pelabuhan Distrik Suator, Kabupaten Asmat, dan tiba dengan aman di Pelabuhan Logpon Dekai, Kabupaten Yahukimo.
ASEAN Terancam Krisis Global, Indonesia Bongkar Strategi Rahasia Hadapi Konflik Timur Tengah!
Dalam operasi pengamanan itu, personel Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo melakukan pengawalan intensif terhadap kapal-kapal pengangkut logistik yang membawa BBM dan sembako untuk masyarakat.
Pengawalan dilakukan melewati sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan di sepanjang jalur sungai, di antaranya Kampung Burbis, Distrik Kolof Braza hingga Kampung Batu Braza.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi ancaman keamanan pasca insiden gangguan kamtibmas yang sebelumnya terjadi di wilayah perairan Yahukimo pada Senin (4/5/2026) dan diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Setelah seluruh kapal logistik tiba dengan aman di Pelabuhan Logpon Dekai, personel Satgas Ops Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo melaksanakan pengecekan kekuatan di Pospol Logpon sebelum kembali ke Markas Polres Yahukimo.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pengamanan jalur distribusi logistik menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kehidupan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
“Kelancaran distribusi logistik merupakan kebutuhan vital masyarakat. Kehadiran aparat dalam pengawalan ini untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses kebutuhan pokok secara aman dan tepat waktu,” ujar Faizal Ramadhani.

Menurutnya, jalur sungai menuju Yahukimo memiliki tantangan geografis yang berat serta potensi gangguan keamanan sehingga kesiapsiagaan personel menjadi faktor utama dalam setiap pelaksanaan pengamanan.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat pengamanan pada jalur distribusi logistik yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan,” katanya.
TNI Bergerak Cepat Evakuasi Warga Pascaserangan OPM di Mimika, Korban Anak Jadi Sorotan
Selain melakukan pengamanan, personel Satgas Ops Damai Cartenz 2026 juga menjalin koordinasi dengan masyarakat di sepanjang jalur perairan untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Satgas Ops Damai Cartenz 2026 memastikan pengamanan distribusi logistik menuju wilayah pedalaman Papua akan terus menjadi prioritas demi mendukung stabilitas keamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat di Kabupaten Yahukimo.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Satgas ODC


