Home / TNI

TNI Bergerak Cepat Evakuasi Warga Pascaserangan OPM di Mimika, Korban Anak Jadi Sorotan

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembagapura, Papua Tengah – TNGarda.com — Situasi keamanan di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali memanas.

Setelah kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) diduga pimpinan Guspi Waker melakukan serangan terhadap warga sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69, Rabu (7/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden tersebut menyebabkan seorang anak perempuan berusia sekitar 12 hingga 15 tahun meninggal dunia akibat luka tembak.

Prabowo Perintahkan Renovasi Sekolah dan Puskesmas di Pulau Miangas

Selain itu, satu warga lainnya mengalami luka pada bagian betis kiri dan kini masih menjalani perawatan medis.

Akibat serangan tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari ancaman kelompok bersenjata.

Berdasarkan keterangan resmi Pusat Penerangan (Puspen) TNI, personel Satgas TNI sebelumnya telah mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan dari arah Camp David di seberang sungai.

Sebelum terdengar dua kali letusan senjata api yang kemudian disusul rentetan tembakan ke arah posisi personel TNI di sekitar permukiman masyarakat.

Dalam menghadapi situasi tersebut, prajurit TNI disebut tetap mengedepankan prinsip Rules of Engagement (ROE) dengan bertindak profesional, terukur, dan sesuai hukum yang berlaku serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.

TNI juga menegaskan bahwa keselamatan masyarakat sipil menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan pengamanan di wilayah konflik Papua.

Kemensos dan BPS Perbarui DTSEN 2026, Pastikan Bansos Tepat Sasaran dan Rekrutmen Sekolah Rakyat Lebih Transparan

Personel Satgas TNI langsung melakukan evakuasi terhadap perempuan, anak-anak, dan warga lainnya ke tempat yang lebih aman sebelum melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang melarikan diri ke kawasan hutan.

Saat proses pengamanan berlangsung, prajurit TNI menemukan seorang anak perempuan yang mengalami luka tembak di bagian bahu kiri. Korban kemudian ditandu menuju fasilitas kesehatan terdekat.

Namun, dalam perjalanan di Jalan Poros MP 69, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

Hingga saat ini, Satgas TNI Kewilayahan masih melakukan patroli pengamanan serta pendalaman terkait insiden penyerangan tersebut.

Pemantauan terhadap aktivitas kelompok OPM pimpinan Guspi Waker juga terus ditingkatkan di wilayah Kalikuluk dan sekitarnya.

Peristiwa ini kembali menambah daftar panjang kasus kekerasan bersenjata yang berdampak pada masyarakat sipil di Papua.

Pertemuan Menhan RI dan Jepang di Jakarta, Ada Kesepakatan Strategis yang Bisa Ubah Peta Kekuatan Kawasan

Warga berharap situasi keamanan segera kondusif agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan damai.

TNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat Papua melalui langkah pengamanan yang cepat, profesional, dan sesuai prosedur demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

 

Baca Juga:  Kodiklatau Sosialisasikan Doktrin Swa Bhuwana Paksa 2025, Ini Strategi TNI AU Hadapi Tantangan Masa Depan

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Puspen TNI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lanud Sjamsudin Noor Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Perluas Akses Masyarakat Intan Jaya
752 Prajurit Korps Marinir Resmi Menyandang Baret, Siap Mengemban Tugas dan Tingkatkan Profesionalisme
Tim Penanggulangan Kebakaran Kodaeral XIV Berhasil Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Warmon, Kabupaten Sorong
HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut
Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat
Lanal Nabire Pimpin Penanaman 500 Bibit Mangrove di Pantai Korowa, Libatkan TNI-Polri dan Masyarakat
Sinergi TNI, Damkar, dan Masyarakat Berhasil Kendalikan Karhutla di Pattallassang
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Lanud Sjamsudin Noor Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Perluas Akses Masyarakat Intan Jaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:33 WIB

752 Prajurit Korps Marinir Resmi Menyandang Baret, Siap Mengemban Tugas dan Tingkatkan Profesionalisme

Kamis, 10 September 2026 - 02:08 WIB

HUT ke-81 TNI AL, Lanal Nabire Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman dan Jaga Kedaulatan Laut

Kamis, 10 September 2026 - 00:00 WIB

Penembakan Muliama Jayawijaya Tewaskan 3 Pegawai Dinas Pertanian, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat

Berita Terbaru