
SRAGEN, TNGarda.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 dan Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup oleh Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma dalam upacara terpusat di Lapangan Mbah Balak Taman Harmoni Plumbungan, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Kamis (21/5/2026).
Penutupan tersebut menjadi simbol berakhirnya rangkaian pengabdian TNI selama satu bulan penuh bersama pemerintah daerah, Polri, dan berbagai unsur masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah pedesaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Milad ke 109, Aisyiyah Serukan Perdamaian Dunia dan Dakwah Inklusif untuk Semua
Kehadiran TMMD kembali menegaskan komitmen TNI dalam memperkuat kemanunggalan bersama rakyat melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin yang dibacakan Kasdam, ditegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik.

Melainkan wujud nyata sinergi lintas sektor demi menghadirkan pemerataan pembangunan di daerah tertinggal, terpencil, terisolasi, hingga wilayah yang membutuhkan percepatan pemulihan pascabencana.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, program tahun ini menempatkan desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan seluruh sasaran kegiatan.
Mobil Perpustakaan Keliling Lanal Nabire Tumbuhkan Literasi di Sekolah Pesisir
Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan emosional antara aparat negara dan warga desa.
Pada pelaksanaan TMMD Reguler Ke-128, Kodam IV/Diponegoro melaksanakan kegiatan secara serentak di empat wilayah kabupaten.

Selain di Kabupaten Sragen, penutupan kegiatan juga berlangsung di wilayah Kodim 0731/Kulon Progo yang dipimpin Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono.
Sementara di wilayah Kodim 0702/Purbalingga, penutupan dipimpin Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika, dan di wilayah Kodim 0718/Pati dipimpin Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Abdul Hanis.
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Sinergi TNI-Polri dalam Pengamanan Aksi Mahasiswa Puncak
Berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan dengan capaian 100 persen. Infrastruktur jalan desa, jembatan, saluran irigasi, serta fasilitas umum berhasil dibangun dan diperbaiki guna mendukung mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan jambanisasi, hingga penyediaan akses air bersih melalui program unggulan TNI AD Manunggal Air turut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup warga.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Beragam penyuluhan mengenai kesehatan, wawasan kebangsaan, hukum, pertanian, hingga peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat digelar dengan melibatkan berbagai instansi terkait.
Kegiatan penghijauan melalui penanaman pohon keras juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan pembangunan desa.
Usai memimpin upacara penutupan di Sragen, Kasdam IV/Diponegoro bersama unsur Forkopimda menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu, meninjau pelayanan pengobatan gratis, serta mengunjungi stan pameran produk UMKM lokal.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan TMMD Reguler Ke-128 ini, Kodam IV/Diponegoro berharap hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dipelihara bersama oleh masyarakat dan pemerintah daerah.
Agar manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Kodam IV/Diponegoro






