
Nabire, Papua Tengah – TNGarda – Polda Papua Tengah memperketat pengamanan di sejumlah lokasi wisata selama masa libur Lebaran 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan fokus utama pada kawasan pantai di Kabupaten Nabire yang mengalami lonjakan kunjungan masyarakat.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seiring meningkatnya aktivitas wisatawan lokal maupun luar daerah.
Satgas Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan dan Dukung Ekonomi Mama-Mama Papua di Sinak
Direktur Karo Ops Polda Papua Tengah, Adnan Ratmoro, mewakili Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, mengatakan terdapat delapan titik wisata yang menjadi prioritas pengamanan.
Beberapa lokasi tersebut antara lain Pantai Nabire, Pantai Gedu, Pantai Budi, Pantai Erari, dan Pantai Pelangi yang dinilai rawan karena tingginya aktivitas masyarakat selama liburan.
Ia menjelaskan, pengamanan difokuskan di kawasan pantai karena menjadi destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga saat libur Lebaran.

Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti kegiatan Zoom Meeting nasional yang digelar oleh Mabes Polri dan dipusatkan di Bali.
Dalam kegiatan itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung evaluasi pengamanan melalui Command Center.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari koordinasi nasional dalam rangka memastikan kesiapan seluruh jajaran kepolisian di daerah menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.
Lanal Nabire Terima Kunjungan Bupati Mesak Magai, Perkuat Sinergi TNI AL dan Pemda
Untuk mendukung pengamanan di lapangan, Polda Papua Tengah mengerahkan dua regu patroli yang dilengkapi kendaraan truk dan double cabin.
Patroli dilakukan secara bergantian dengan menyisir seluruh titik wisata guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif sepanjang libur Lebaran.
Selain itu, sebanyak 32 pos pengamanan juga disiagakan, terdiri dari 14 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, dan 8 pos terpadu.
ASN Swasta Bakal WFH Usai Lebaran 2026, Terkait Lonjakan Harga Minyak Dunia?
Pos-pos tersebut difungsikan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik yang diperkirakan terjadi pada 26 hingga 28 Maret 2026.
Di sisi lain, Polda Papua Tengah turut mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di wilayah pesisir.
Gelombang laut yang meningkat dinilai dapat membahayakan keselamatan pengunjung, terutama yang beraktivitas di laut seperti berenang.
YONIF TP 804/DBAY GELAR HALAL BIHALAL, PERERAT SILATURAHMI USAI SHOLAT IDUL FITRI
Masyarakat juga diimbau untuk selalu mematuhi aturan yang ditetapkan pengelola wisata serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Selain faktor keselamatan, pengunjung juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor.
Polda Papua Tengah menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama selama libur Lebaran.
khususnya di tengah meningkatnya aktivitas wisata dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: TNGarda.com






