
JAKARTA, TNGarda.com — Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), , mengajak generasi muda menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial, semangat berbagi, dan kebersamaan di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan dalam Live Showcast “Syiar Zulhijjah 1447 H” Ismail Project yang diselenggarakan PKS pada Kamis (28/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Sohibul Iman menegaskan bahwa generasi muda tidak seharusnya menerima stigma sebagai generasi yang hedonis dan individualistis.
Razia Malam di Nabire Berujung Penemuan Sajam, Satgas Ops Damai Cartenz Persempit Ruang Gerak KKB
Menurutnya, berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa anak muda saat ini justru memiliki tingkat kepedulian sosial yang tinggi serta keinginan kuat untuk berkontribusi kepada masyarakat.
“Saya selalu sampaikan kepada anak muda itu, kalian setuju enggak disebut generasi hedon? Kalian jangan menerima saja stigma yang diberikan orang-orang tua itu,” ujar Sohibul Iman.
Ia menilai generasi muda harus mampu mendefinisikan dirinya sendiri sebagai generasi yang peduli terhadap lingkungan sosial dan memiliki semangat gotong royong dalam membantu sesama.
“Jangan mau didefinisikan generasi kolonial. Jangan mau didikte,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sohibul Iman mengingatkan bahwa kondisi ekonomi yang sedang menghadapi berbagai tantangan tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kepedulian terhadap sesama.
Sebaliknya, di tengah situasi sulit, nilai-nilai pengorbanan dan berbagi yang terkandung dalam ibadah kurban menjadi semakin relevan.
Kebakaran di Morgo Nabire Hanguskan Dua Rumah, LAZ Mitra Rumah Zakat Insan Mandiri Salurkan Bantuan
“Jangan melihat diri kita yang susah, tapi orang lain yang susah. Justru kepedulian itu semakin relevan, semakin bermakna di saat ekonomi sedang bermasalah,” katanya.
Ia berharap momentum Idul Adha dapat menjadi penggerak lahirnya berbagai aksi sosial yang dipelopori anak muda.
Mulai dari kegiatan berbagi, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan solidaritas sosial di lingkungan sekitar.
Polsek Nabire Kota Serahkan Tersangka Penganiayaan ke Kejari Nabire Setelah Berkas P 21
Melalui semangat kurban, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penerus bangsa.
Tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian yang terkandung dalam ibadah kurban dinilai dapat menjadi bekal penting bagi anak muda dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.
Dengan menumbuhkan empati terhadap sesama, generasi muda dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih peduli, inklusif, dan berkeadilan.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Humas PKS






