Arahan Tegas Sjafrie Sjamsoeddin di Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah: Strategi Baru Pertahanan Daerah Ini Bikin Kriminalitas Menurun?

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magelang – TNGarda.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya peran strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas nasional saat memberikan pengarahan pada kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Magelang, Sabtu (18/4).

Kegiatan ini diikuti oleh para Ketua DPRD dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari penguatan kapasitas kepemimpinan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, Menhan menekankan bahwa pemahaman terhadap konstitusi merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

BGN Nabire Tegaskan Kasus Alergi Siswa Tidak Ganggu Aktivitas Sekolah

Ia menilai, tanpa landasan konstitusional yang kuat, kebijakan daerah berpotensi tidak selaras dengan kepentingan nasional, khususnya dalam aspek pertahanan dan keamanan.

Secara konseptual, kebijakan pertahanan Indonesia berlandaskan pada Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Sistem ini menekankan pendekatan defensif aktif, yang tidak hanya mengandalkan kekuatan militer, tetapi juga melibatkan seluruh komponen bangsa, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat sipil.

Sebagai bentuk implementasi nyata, pemerintah tengah mendorong pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di setiap kabupaten/kota.

Program ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan ketahanan sosial masyarakat.

Baca Juga:  Update Kasus Meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Terjunkan Tim Investigasi Usut Dugaan Kelalaian

Berdasarkan sejumlah laporan di lapangan, kehadiran Yonif TP mulai menunjukkan dampak yang terukur, seperti penurunan tingkat kriminalitas dan meningkatnya kohesi sosial.

Kapolda Papua Tengah Tegaskan Komitmen Pulihkan Situasi Dogiyai, Proses Hukum Tanpa Toleransi

Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan pertahanan berbasis teritorial dapat berkontribusi langsung terhadap stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Dari sisi otoritas kebijakan, Kementerian Pertahanan menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor kunci keberhasilan program ini.

DPRD sebagai lembaga legislatif daerah memiliki peran penting dalam mendukung regulasi dan pengawasan agar implementasi kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Detik-Detik Evakuasi! 8 Korban Heli PK-CFX Diterbangkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan Parako 466 ke Bandara Supadio

Dengan pendekatan yang terintegrasi antara pertahanan dan pembangunan, pemerintah berupaya menciptakan stabilitas nasional yang berkelanjutan.

Stabilitas tersebut menjadi prasyarat utama dalam menghadapi tantangan global, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Indonesia.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Kemenhan RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional
Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia
Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
NU Care LAZISNU Salurkan Daging Kurban hingga Palestina, Ribuan Warga 3T dan Korban Bencana Tersentuh Bantuan
Muhammadiyah Terima Hibah Tanah dari Warga Gunungkidul, Dipercaya Kelola Aset Umat untuk Masa Depan
Wajib Tahu! Begini Prosedur Jual Beli Tanah yang Legal dan Aman Menurut ATR / BPN
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:25 WIB

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG dan Integrasi Layanan Publik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:46 WIB

Ungkap Ada Indikasi Penyelewengan MBG, Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat di Seluruh Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026, Prijanto Rabbani: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:35 WIB

Bukan Sekadar Rupiah Melemah, FINE Institute Sebut Investor Global Mulai Meragukan Ketahanan Pasar Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:01 WIB

Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah

Berita Terbaru