
Puncak Jaya, TNGarda.com – Semangat kebangsaan dan persatuan tampak begitu kuat dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Senin (1/6/2026).
Momentum bersejarah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Kirab Merah Putih yang diselenggarakan oleh DPC BMP RI Kabupaten Puncak Jaya dengan melibatkan ratusan masyarakat dari berbagai kalangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Muhammadiyah Resmikan Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia, Lahir dari Tanah Papua Barat
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 800 peserta yang terdiri dari anak-anak, pelajar, pemuda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur TNI dan pemerintah daerah.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menunjukkan tingginya semangat persatuan dan kecintaan terhadap bangsa Indonesia di tengah keberagaman yang ada di Papua.

Dalam kirab tersebut, peserta mengarak Bendera Merah Putih sepanjang 50 meter menuju Puncak Zaitun.
Perjalanan yang menempuh jarak sekitar dua kilometer itu berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.
Gubernur Apolo Safanpo: Proyek Tebu Merauke Serap 3.500 Tenaga Kerja, Prioritaskan Orang Asli Papua
Sepanjang rute yang dilalui, para peserta tampak antusias mengibarkan bendera serta menyanyikan lagu-lagu nasional yang menggugah rasa cinta tanah air.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika masyarakat dari berbagai latar belakang berjalan berdampingan sambil meneriakkan yel-yel kebangsaan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk peringatan Hari Lahir Pancasila, tetapi juga menjadi simbol nyata persatuan antara masyarakat Papua dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Acara dibuka secara resmi oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, Yahya Wonorengga, yang hadir mewakili Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda.
Begini Cara NU Care LAZISNU Jaga Daging Kurban Tetap Halal, Sehat, dan Bebas Limbah
Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurutnya, nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong harus terus dijaga demi menciptakan kehidupan yang harmonis.

Pada kesempatan tersebut, Yahya juga menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama dalam menjaga keberagaman Indonesia.
Oleh karena itu, semangat Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh warga untuk terus memperkuat persaudaraan dan menjauhi segala bentuk perpecahan yang dapat mengganggu stabilitas dan pembangunan daerah.
Kebakaran di Morgo Nabire Hanguskan Dua Rumah, LAZ Mitra Rumah Zakat Insan Mandiri Salurkan Bantuan
Sementara itu, Dansatgas Yonif 743/PSY Letkol Inf Hery Mujiono memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan Kirab Merah Putih.
Menurutnya, tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Indonesia masih tertanam kuat di hati masyarakat Papua.
“Antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebangsaan masih tertanam kuat di hati rakyat Papua,” ungkapnya.
Tepis Stigma Generasi Hedon, Ketua Majelis Syura PKS Dorong Anak Muda Jadikan Kurban Gerakan Sosial
Melalui kegiatan Kirab Merah Putih ini, diharapkan semangat persatuan, nasionalisme, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila semakin tumbuh di tengah masyarakat.
Selain menjadi ajang memperingati Hari Lahir Pancasila, kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, kedamaian, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Puspen TNI






