Tradisi Nyekar Jelang Idulfitri, Warga Bumiwonorejo Nabire Gelar Ziarah Kubur Bersama

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Nabire, Papua Tengah – TN Garda.com
Masyarakat Kampung Bumiwonorejo, Kabupaten Nabire, melaksanakan tradisi nyekar atau ziarah kubur bersama pada Rabu, 18 Maret 2026, menjelang akhir bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi turun-temurun masyarakat setempat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal, yang penetapannya menunggu hasil sidang isbat pemerintah.

Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan ke area Pemakaman Sanusi Bumiwonorejo untuk mengikuti rangkaian kegiatan doa bersama bagi keluarga dan leluhur yang telah wafat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang dipimpin oleh Ustadz Amhad Athoillah, diikuti oleh seluruh peserta yang hadir dengan penuh khidmat.

Suasana haru dan kekhusyukan terasa saat lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di area pemakaman, mencerminkan rasa penghormatan kepada para pendahulu.

Setelah pembacaan Yasin, kegiatan dilanjutkan dengan tahlil bersama yang dipimpin oleh tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat Bumiwonorejo, Mbah Munadi..

http://google.com, pub-2939749916427225, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dalam tahlil tersebut, masyarakat bersama-sama mendoakan arwah keluarga dan leluhur agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga:  Jelang Front Rakyat Bersatu, Wabup Burhanudin Pawenari: Aktivitas Tetap Normal, Warga Diminta Waspada!

Tradisi ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga, baik masyarakat Bumiwonorejo maupun warga dari daerah sekitar yang turut hadir.

Banyak di antara peserta yang datang karena memiliki sanak saudara atau leluhur yang dimakamkan di Pemakaman Sanusi Bumiwonorejo.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Andi Kurniawan, M.Pd.I.

Dalam doanya, ia memohon agar seluruh amal ibadah masyarakat selama bulan Ramadan diterima serta diberikan keberkahan dalam menyambut Idulfitri.

Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, serta persatuan masyarakat ke depan.

Kegiatan nyekar ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada yang telah meninggal, tetapi juga sebagai pengingat bagi yang hidup akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan keimanan.

Masyarakat berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya dan spiritual yang memiliki makna mendalam.

Dengan semangat kebersamaan, warga Bumiwonorejo menunjukkan bahwa tradisi lokal tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat Nabire.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi 1448 H di Masjid Siroodjul Jannah Nabire, Momentum Perkuat Iman, Ukhuwah dan Kepedulian
erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga
Wanggar Rawan Karhutla, Kepala Suku Rayon Nabire Barat Minta Warga Hentikan Pembakaran Sembarangan
156 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Paniai dan Nabire Terbanyak
Kepala Suku Besar Gwoa Ajak Warga Samabusa Cegah Karhutla dan Jaga Keamanan Kampung
Massa IKT Gelar Aksi Solidaritas di PN Nabire, Tuntut Sidang Kasus Kematian Remaja Waroki Terbuka
577 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Tertinggi dengan 356 Titik
Terungkap! Perkara ABH di Nabire Masuk Tahap II, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Masjid Siroodjul Jannah Nabire, Momentum Perkuat Iman, Ukhuwah dan Kepedulian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 01:31 WIB

erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:44 WIB

Wanggar Rawan Karhutla, Kepala Suku Rayon Nabire Barat Minta Warga Hentikan Pembakaran Sembarangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:40 WIB

156 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Paniai dan Nabire Terbanyak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:15 WIB

Kepala Suku Besar Gwoa Ajak Warga Samabusa Cegah Karhutla dan Jaga Keamanan Kampung

Berita Terbaru