
Nabire – TNGarda.com – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda oleh Kodim 1705/Nabire resmi dimulai melalui kegiatan groundbreaking di Dusun Beringin, Kampung Waroki, Rabu (8/4/2026).
Proyek ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas masyarakat di wilayah pedalaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Kodim 1705/Nabire Letkol Dwi Palwanto, bersama sejumlah unsur TNI, di antaranya perwakilan Kasrem 173/PVB, Brigif TP 82/WKB, Yonif TP 804/DBAY, Denzipur 12/OHH, serta Danlanal Nabire.
Didorong Jadi Pahlawan Nasional, Perjuangan Hamengku Buwono II Dapat Dukungan Wamensos
Hadir pula Wakil Bupati Nabire, perwakilan Pengadilan Negeri Nabire, Kepala Dinas DPMK, Kepala Distrik Nabire Barat, Kepala Kampung Waroki, Ketua Bamuskam, serta tokoh masyarakat setempat.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Dalam sambutannya, Dwi Palwanto mengatakan pembangunan jembatan perintis ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam membuka akses transportasi.
Ia berharap jembatan tersebut dapat memperlancar mobilitas warga dan mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan kesehatan.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat membantu memperlancar mobilitas masyarakat serta mendorong peningkatan perekonomian warga,” ujarnya.
Jembatan yang dibangun memiliki panjang 8 meter dan lebar 4 meter, dengan target penyelesaian selama 35 hari.
Proses pengerjaan melibatkan personel gabungan dari Kodim 1705/Nabire, Denzipur 12, dan Brigif TP 82/WKB.
Yonif TP 804/DBAY Perkuat Polri Amankan Aksi di Nabire, 785 Personel Gabungan Disiagakan
Secara keseluruhan, terdapat rencana pembangunan empat jembatan perintis di wilayah Nabire.
Selain di Kampung Waroki, tiga lokasi lainnya masih dalam tahap peninjauan untuk menentukan prioritas pembangunan.
Warga Kampung Waroki menyambut baik dimulainya proyek tersebut. Selama ini, akses antarwilayah kerap mengalami kendala, terutama saat musim hujan.
Kehadiran jembatan diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan taraf hidup warga.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: TNGarda.com


