Yonif TP 804/DBAY Perkuat

Nabire, Papua Tengah – Aparat gabungan TNI–Polri mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan aksi penyampaian aspirasi masyarakat di Kota Nabire pada Selasa (7/4/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengamanan dilakukan guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu stabilitas keamanan wilayah.
Berdasarkan informasi dari aparat di lapangan, sebanyak 150 prajurit Yonif TP 804/DBAY dikerahkan untuk memperkuat jajaran Polri.
Secara keseluruhan, jumlah personel gabungan yang terlibat diperkirakan mencapai sekitar 785 aparat.
Langkah Mengejutkan Prabowo Subianto: Sampah Kota Besar Akan Disulap Jadi Energi, Ini Dampaknya
Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis, yakni RSUD Nabire, Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM), Pasar Karang, Perempatan Bumi Wonorejo, serta kawasan Lampu Merah Wadio (Hotel Adamant).
Penempatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk pergerakan massa dalam jumlah besar.
Aksi yang diikuti ratusan peserta, termasuk mahasiswa, menyuarakan beberapa tuntutan seperti penutupan operasional PT Freeport, pengembalian Otonomi Khusus, pembubaran Majelis Rakyat Papua (MRP), serta isu penentuan nasib sendiri bagi Papua.

Dalam pelaksanaannya, aparat mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif, sejalan dengan prosedur pengamanan aksi unjuk rasa yang menitikberatkan pada dialog dan pencegahan eskalasi konflik.
Sejumlah dinamika sempat terjadi di lapangan, termasuk perbedaan pendapat terkait rute longmarch dan penolakan sebagian massa terhadap fasilitas kendaraan yang disediakan aparat.
Namun demikian, situasi dapat dikendalikan melalui komunikasi antara aparat dan koordinator lapangan.
Kemhan dan Kemensos Teken MoU Pengelolaan Taman Makam Pahlawan, Perkuat Edukasi Kebangsaan
Massa akhirnya tetap melaksanakan longmarch dengan pengawalan hingga tiba di Kantor DPR Provinsi Papua Tengah, tempat penyampaian orasi dilakukan secara tertib.
Kehadiran aparat gabungan TNI–Polri dalam pengamanan ini mencerminkan sinergi antar lembaga dalam menjaga keamanan publik.
Sekaligus menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di Kota Nabire dilaporkan dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya laporan gangguan keamanan yang signifikan.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Dispen Yonif TP804


