Home / TNI

TNI AD Bergerak Cepat Tangani Dampak Gempa M7,6 di Sulawesi Utara, Warga Mulai Beraktivitas Normal

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Manado – TNGarda.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memicu respons cepat dari aparat TNI Angkatan Darat dalam membantu penanganan darurat di wilayah terdampak.

Berdasarkan informasi lapangan, jajaran Kodam XIII/Merdeka melalui Korem 131/Santiago segera mengerahkan personel ke sejumlah titik terdampak, khususnya di Kota Manado dan Kota Bitung.

Eskalasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Ingatkan PPIU Soal Keselamatan Jemaah Umrah

Langkah ini merupakan bagian dari dukungan TNI kepada pemerintah daerah dalam mempercepat proses tanggap darurat bencana.

Di Kota Manado, satu Satuan Setingkat Peleton (SST) gabungan dari Korem 131/Santiago bersama personel Kodim 1309/Manado diterjunkan untuk melaksanakan evakuasi korban serta pembersihan puing-puing bangunan.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus penanganan adalah kawasan sekitar Gedung GOR KONI Sario yang mengalami dampak cukup signifikan.

Selain evakuasi, personel TNI juga membantu masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Pendekatan ini dilakukan secara langsung di lapangan guna memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi.

Sementara itu, di Kota Bitung, satu SST dari Kodim 1310/Bitung bersama sekitar 20 personel dari Yonif TP 916/BS turut diterjunkan untuk mempercepat proses penanganan.

Kegiatan difokuskan pada penanganan rumah rusak berat serta pemberian imbauan kepada masyarakat di wilayah pesisir.

Satgas MBG Nabire Matangkan Dapur MBG Jelang 31 Maret 2026, Fokus Kualitas dan Distribusi

Baca Juga:  Didampingi Panglima TNI, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Lahan Tambang Bermasalah di Kalimantan Tengah, Berujung Penegakan Hukum

Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap adanya gelombang tsunami kecil yang sempat terjadi di kawasan pesisir Lembeh dan Kasawari.

Aparat mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang.

Di wilayah Kodim 1302/Minahasa, masing-masing satu SST juga dikerahkan ke Kabupaten Minahasa dan Minahasa Tenggara.

Personel tidak hanya membantu warga terdampak, tetapi juga melakukan pemantauan situasi secara intensif guna mengantisipasi kemungkinan bencana lanjutan.

Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang Resmi Jabat Pangdam Cenderawasih, Ajak Semua Elemen Bangun Papua

Menurut laporan sementara, kondisi di sebagian besar wilayah terdampak mulai berangsur kondusif.

Aktivitas masyarakat secara perlahan kembali berjalan normal, meskipun aparat keamanan dan tim tanggap darurat masih siaga di lapangan.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan pasca bencana.

Kasal dan Menteri PKP Resmikan Kampung Gotong Royong di Menteng, Warga Didorong Lebih Sejahtera

Kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai efektif dalam menekan dampak yang lebih luas.

Sebagai langkah lanjutan, Kodam XIII/Merdeka menegaskan akan terus melakukan pemantauan serta penanganan secara berkelanjutan.

Hal ini termasuk memastikan keamanan wilayah, distribusi bantuan, serta kesiapan menghadapi potensi gempa susulan.

Masyarakat diimbau untuk tetap mengandalkan informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, guna menghindari kepanikan di tengah situasi pemulihan.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Dispen Kodam Merdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Nabire! Satgas PKH Tegaskan Palang Km 95 dan Km 103 Bukan Rampas Tanah Warga, Ini Penjelasannya
Heboh! Aparat Temukan Senjata Api di Rumah TKA Tambang Ilegal Nabire, Korem 173 / PVB Bongkar Fakta Mengejutkan
Ziarah di TMP Nabire, Prajurit TNI Peringati HUT Kodam XVII Cenderawasih 2026 dengan Khidmat
Ancaman Siber Makin Nyata! TNI AU Kerahkan Operasi Pernika dan Cyber Warfare Selama 3 Hari Penuh
Bukan Kapal Biasa! KRI Canopus 936 Punya Kemampuan Selam hingga 11 Ribu Meter dan Siap Jaga Laut Indonesia
TNI Bergerak Cepat Bersihkan Stadion Lukas Enembe Pasca Kericuhan Suporter Persipura
Kapolres, Dandim, dan Danlanal Kawal Longmarch Mahasiswa di Nabire
Prabowo Resmikan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih, Dilengkapi Cold Storage hingga SPBN
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:43 WIB

Viral di Nabire! Satgas PKH Tegaskan Palang Km 95 dan Km 103 Bukan Rampas Tanah Warga, Ini Penjelasannya

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:31 WIB

Heboh! Aparat Temukan Senjata Api di Rumah TKA Tambang Ilegal Nabire, Korem 173 / PVB Bongkar Fakta Mengejutkan

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:39 WIB

Ziarah di TMP Nabire, Prajurit TNI Peringati HUT Kodam XVII Cenderawasih 2026 dengan Khidmat

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:33 WIB

Ancaman Siber Makin Nyata! TNI AU Kerahkan Operasi Pernika dan Cyber Warfare Selama 3 Hari Penuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:30 WIB

Bukan Kapal Biasa! KRI Canopus 936 Punya Kemampuan Selam hingga 11 Ribu Meter dan Siap Jaga Laut Indonesia

Berita Terbaru