Detik-Detik Mencekam! Pengantaran Jenazah Bripda Juventus Edowai Dihadang dan Diserang di Jalur Dogiyai – Deiyai

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moanemani – Proses pengantaran jenazah Bripda Juventus Edowai dari Kabupaten Dogiyai menuju Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, diwarnai insiden penghadangan oleh sekelompok pemuda, Rabu (1/4/2026).

Meski menghadapi berbagai ancaman di sepanjang perjalanan, rombongan aparat bersama keluarga tetap berhasil memastikan jenazah tiba dengan aman di lokasi tujuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi di lapangan, aksi penghadangan terjadi di jalur Trans Nabire–Enarotali.

Kelompok pemuda melakukan pelemparan batu, menghadang kendaraan menggunakan kayu, hingga melepaskan panah ke arah rombongan pengantar jenazah.

Langkah Mengejutkan Prabowo Subianto: Sampah Kota Besar Akan Disulap Jadi Energi, Ini Dampaknya

Insiden tersebut sempat menghambat perjalanan dan meningkatkan risiko keselamatan.

Rombongan dipimpin Kapolsek Kamuu, Yusuf Apiem, bersama sekitar 35 personel gabungan dari Polres Dogiyai dan Polres Deiyai.

Mereka berangkat dari Mapolres Dogiyai sekitar pukul 15.00 WIT dengan pengawalan ketat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

Sejumlah titik rawan yang dilalui antara lain Gunung Odedimi, Pintu Angin Mauwa di Distrik Kamuu Utara, serta Kampung Ugapuga di Distrik Kamuu Timur.

Seru dan Edukatif! PAUDIT Insan Mandiri Nabire Ajak Siswa Belajar Langsung dari Alam di Yonif 804/DBAY

Di lokasi tersebut, rombongan menghadapi blokade jalan berupa tumpukan batu dan kayu yang diduga sengaja dipasang untuk menghambat akses.

Baca Juga:  Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Hadiri Pemakaman Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Selain blokade, serangan berupa hujan panah juga dilaporkan terjadi saat rombongan melintas.

Aparat keamanan bersama keluarga tetap berupaya menjaga situasi kondusif dengan mengedepankan kewaspadaan dan koordinasi di lapangan.

Dalam kondisi terbatas, rombongan secara bertahap membuka akses jalan secara manual dengan menyingkirkan berbagai penghalang.

Polda Papua Tengah Ungkap Hasil Operasi Ketupat Noken 2026: Kecelakaan Naik, Korban Meninggal Turun Signifikan

Upaya ini dilakukan demi memastikan proses pengantaran jenazah tetap berjalan dengan lancar dan penuh penghormatan.

Pendekatan persuasif dan pengamanan terukur menjadi kunci dalam meredam situasi.

Aparat juga mengutamakan keselamatan seluruh pihak, termasuk keluarga yang turut mengiringi jenazah.

Setelah melewati berbagai hambatan, rombongan akhirnya tiba di rumah duka di Kampung Tenidagi, Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai sekitar pukul 18.30 WIT dalam kondisi aman.

ASN – Swasta Bakal WFH Usai Lebaran 2026, Terkait Lonjakan Harga Minyak Dunia?

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya kesiapan aparat dalam menangani situasi di wilayah dengan potensi gangguan keamanan.

Sekaligus menegaskan komitmen dalam memberikan penghormatan terakhir kepada anggota yang gugur.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa dalam insiden penghadangan tersebut.

Aparat masih melakukan pemantauan dan pengamanan lanjutan guna memastikan situasi tetap kondusif.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: TNGarda.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesawat AMA PK-RCY Terbakar di Yahukimo, Satgas Ops Damai Cartenz Selidiki Dugaan Keterlibatan KKB
Kado Terindah Hari Bhayangkara! Polda Papua Tengah Resmi Terima Sertifikat Lahan 34 Hektare untuk Pembangunan Makopolda
Satgas Operasi Damai Cartenz Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Santa Susana Mimika, Perkuat Pendekatan Humanis Polri
Hari Bhayangkara ke 80 di Papua Tengah, Presiden Prabowo Tekankan Polri Profesional dan Dekat dengan Masyarakat
Tangis Pecah di Nabire, Kapolda Papua Tengah Bedah Rumah Warga yang Nyaris Roboh, Pesannya Bikin Haru
Resmi! 59 Personel Polda Papua Tengah Terima Kenaikan Pangkat, Ini Penekanan Penting Kapolda
Kapolda Papua Tengah Ingatkan Seluruh Kapolres Jelang Hari Bhayangkara ke – 80, Pesan Penting Ini Jadi Sorotan
Patroli Gabungan TNI Polri di Puncak Jaya, 16 Parang dan Senjata Angin Berhasil Diamankan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 02:45 WIB

Pesawat AMA PK-RCY Terbakar di Yahukimo, Satgas Ops Damai Cartenz Selidiki Dugaan Keterlibatan KKB

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:51 WIB

Kado Terindah Hari Bhayangkara! Polda Papua Tengah Resmi Terima Sertifikat Lahan 34 Hektare untuk Pembangunan Makopolda

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:18 WIB

Hari Bhayangkara ke 80 di Papua Tengah, Presiden Prabowo Tekankan Polri Profesional dan Dekat dengan Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 04:47 WIB

Tangis Pecah di Nabire, Kapolda Papua Tengah Bedah Rumah Warga yang Nyaris Roboh, Pesannya Bikin Haru

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:38 WIB

Resmi! 59 Personel Polda Papua Tengah Terima Kenaikan Pangkat, Ini Penekanan Penting Kapolda

Berita Terbaru