Kepala Suku Moora Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Wawasan Kebangsaan Demi Menjaga Stabilitas Keamanan di Nabire

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNGARDA.COM – Nabire, Papua Tengah – Kepala Suku Moora, Donatus Sembor, menggelar sosialisasi bertema “Memperkuat Kebangsaan, Persatuan dan Kesatuan dalam Mendukung Stabilitas Keamanan” di Kabupaten Nabire, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga dari berbagai kalangan dengan Bambang Sutikno bertindak sebagai moderator.

Sosialisasi ini bertujuan memperkuat semangat kebangsaan sekaligus membangun komitmen bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Nabire.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Donatus Sembor menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, bukan semata-mata menjadi tugas aparat keamanan.

Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, rumah, serta Kabupaten Nabire sebagai rumah bersama. Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif hanya dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

Satgas Yonif 743/PSY Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Warga Kampung Yambi di Puncak Jaya

Donatus juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya selama berlangsungnya pertandingan Piala Dunia.

Ia mengingatkan masyarakat agar tetap menjunjung tinggi sportivitas meskipun mendukung tim yang berbeda serta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai pemicu perselisihan. Selain itu, ia meminta masyarakat yang melakukan konvoi kemenangan agar tetap tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya demi menjaga ketertiban umum.

Sebagai moderator, Bambang Sutikno menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebhinekaan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Nabire.

Ia mengajak seluruh warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, apabila muncul persoalan di tengah masyarakat, penyelesaiannya sebaiknya dilakukan melalui kepala suku maupun tokoh masyarakat dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat sehingga konflik dapat dicegah sejak dini.

Babinsa Koramil 1409 – 01/Somba Opu Intensif Dampingi Petani Hadapi Ancaman Kekeringan di Persawahan Samata

Bambang juga menyampaikan bahwa stabilitas keamanan memiliki pengaruh langsung terhadap kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat.

Menurutnya, kondisi daerah yang aman akan memberikan rasa nyaman bagi nelayan untuk melaut, petani untuk berkebun, serta pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas perdagangan.

Oleh karena itu, seluruh masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga keamanan sebagai modal utama pembangunan daerah.

Dalam sesi dialog, Penny menyampaikan pengalaman saat menyelenggarakan kegiatan keluarga besar Suku Moora yang sempat mendapat teguran karena belum berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait perizinan.

Ia memastikan bahwa ke depan setiap kegiatan masyarakat akan terlebih dahulu dikoordinasikan dengan aparat keamanan, sementara pengamanan internal tetap melibatkan para pemuda Suku Moora.

Baca Juga:  BGN Nabire Tegaskan Kasus Alergi Siswa Tidak Ganggu Aktivitas Sekolah

Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Bhakti Kesehatan Gratis dan Penyaluran Sembako di Benteng Kuto Besak

Pada kesempatan yang sama, M. Sawaka mengungkapkan keresahan masyarakat terhadap perubahan situasi keamanan di Nabire sejak terbentuknya Provinsi Papua Tengah dan berharap aparat keamanan dapat menghadirkan solusi terbaik agar masyarakat kembali merasa aman dalam beraktivitas.

Sementara itu, Morare mengajak seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan bersama aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah. Menurutnya, Nabire merupakan “Indonesia Mini” karena dihuni oleh berbagai suku, agama, dan budaya sehingga semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus dipelihara.

Ia menilai keberhasilan menjaga keamanan tidak akan tercapai tanpa adanya dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat.

Dalam forum tersebut, sejumlah warga juga menyampaikan berbagai masukan terkait upaya peningkatan keamanan di Kabupaten Nabire. Masyarakat menilai bahwa berbagai gangguan kamtibmas sering kali dipicu oleh penyalahgunaan minuman keras, sehingga para orang tua diminta lebih aktif membimbing anak melalui pendidikan, pembinaan karakter, serta pendidikan agama sejak usia dini.

Selain itu, masyarakat mengusulkan agar aparat keamanan terus melakukan sosialisasi kamtibmas kepada kepala suku, kepala kampung, kepala desa, hingga ketua RT, serta menambah pos-pos keamanan di titik-titik rawan guna meningkatkan rasa aman masyarakat.

Yonif TP 804/DBAY Laksanakan Karya Bakti di Masjid Al Azhar Nabire, Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Tokoh masyarakat Raubaba dalam kesempatan tersebut mengusulkan agar Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) kembali dihidupkan sebagai pedoman dalam memperkuat persatuan bangsa. Ia juga menilai Pendidikan Moral Pancasila (PMP) perlu diterapkan kembali sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak, berjiwa nasionalis, serta memiliki rasa cinta tanah air.

Menurutnya, keluarga memegang peranan penting dalam membentuk karakter anak sehingga pendidikan moral dan keagamaan harus menjadi perhatian utama para orang tua.

Menutup kegiatan sosialisasi, Donatus Sembor menyampaikan apresiasi atas seluruh aspirasi dan masukan yang disampaikan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, persatuan, dan pembinaan karakter merupakan kebutuhan bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Nabire.

Donatus juga mengingatkan para orang tua agar senantiasa membimbing anak-anak dan keluarganya agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham maupun ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, sinergi antara keluarga, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan serta keutuhan bangsa.

 

Penulis : Rafi Yohan Malombeke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Lazismu dan Permata Bank Syariah Salurkan Rp3,37 Miliar untuk Pemberdayaan Disabilitas
Pernyataan Tegas Mendikdasmen Abdul Muti Jadi Sorotan: Pejabat Tak Boleh Sulit Dihubungi Masyarakat
Semangat Belajar Tak Padam, Siswa SD Langkahan Aceh Utara Ikuti Ujian di Tenda Darurat
Gubernur Apolo Safanpo: Proyek Tebu Merauke Serap 3.500 Tenaga Kerja, Prioritaskan Orang Asli Papua
Kapolda Papua Tengah Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Curas, Curat, dan Curanmor Periode Januari–Mei 2026
Kebakaran di Morgo Nabire Hanguskan Dua Rumah, LAZ Mitra Rumah Zakat Insan Mandiri Salurkan Bantuan
MUI Nabire dan Dinas Peternakan Gelar Sosialisasi Qurban 1447 H, Ada Hal Penting yang Wajib Diketahui Masyarakat
Hadiri Sosialisasi Qurban 1447 H, Sekda Nabire Tegaskan Pentingnya Hewan Qurban Sehat dan Sesuai Syariat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:43 WIB

Kepala Suku Moora Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Wawasan Kebangsaan Demi Menjaga Stabilitas Keamanan di Nabire

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:44 WIB

Kolaborasi Lazismu dan Permata Bank Syariah Salurkan Rp3,37 Miliar untuk Pemberdayaan Disabilitas

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:18 WIB

Pernyataan Tegas Mendikdasmen Abdul Muti Jadi Sorotan: Pejabat Tak Boleh Sulit Dihubungi Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:23 WIB

Semangat Belajar Tak Padam, Siswa SD Langkahan Aceh Utara Ikuti Ujian di Tenda Darurat

Selasa, 2 Juni 2026 - 00:35 WIB

Gubernur Apolo Safanpo: Proyek Tebu Merauke Serap 3.500 Tenaga Kerja, Prioritaskan Orang Asli Papua

Berita Terbaru