
Jakarta, TNGarda.com – Lazismu bersama Unit Pengelola Zakat dan Dana Kebajikan (UPZ DK) Permata Bank Syariah terus memperkuat kolaborasi dalam program pemberdayaan masyarakat.
Sinergi tersebut ditandai dengan serah terima simbolis program kemitraan yang berlangsung di Kantor Pusat Permata Bank Syariah, Jakarta, Senin (8/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam periode 2023 hingga 2025, UPZ DK Permata Bank Syariah telah menyalurkan dana kebajikan melalui Lazismu sebesar Rp3,37 miliar.
Kebakaran di Morgo Nabire Hanguskan Dua Rumah, LAZ Mitra Rumah Zakat Insan Mandiri Salurkan Bantuan
Dana tersebut dimanfaatkan untuk berbagai program kemaslahatan, mulai dari distribusi hewan dan daging kurban di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas.
Wakil Ketua UPZ Permata Bank Syariah, Awaludin Gumbira, menyampaikan apresiasi kepada Lazismu yang dinilai mampu menjadi mitra strategis dalam pengelolaan dan penyaluran dana umat secara tepat sasaran.
“Lazismu menjadi salah satu mitra utama kami. Kehadirannya memudahkan amanah yang kami emban dalam mengelola dan menyalurkan dana umat agar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas,” ujar Awaludin.
Sementara itu, Direktur Keuangan Unit Usaha Syariah Permata Bank, Rudy Basyir Ahmad, menegaskan bahwa peningkatan penghimpunan dana memerlukan kolaborasi yang kuat dengan lembaga yang profesional, transparan, dan terpercaya.
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang akuntabel.
Kerja sama antara UPZ DK Permata Bank Syariah dan Lazismu mencakup enam pilar utama program Lazismu, yakni bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial dakwah, kemanusiaan, dan lingkungan.
Antisipasi Gangguan KKB, Satgas Damai Cartenz 2026 Tingkatkan Patroli Keamanan di Distrik Sinak
Direktur Penghimpunan Lazismu Pusat, M. Sholeh Farabi, mengungkapkan salah satu program unggulan hasil kolaborasi tersebut adalah peternakan ayam petelur “TelurMoe” di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program pemberdayaan ekonomi ini dikelola oleh komunitas penyandang disabilitas dengan sistem peternakan ayam free-range dan penggunaan pakan organik.
Berkat dukungan tambahan modal kerja sekitar Rp1,2 miliar dari UPZ DK Permata Bank Syariah, program tersebut terus berkembang.
Termasuk melalui pengadaan armada motor roda tiga untuk memperkuat distribusi hasil produksi.
“Para peternak yang mayoritas penyandang disabilitas sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap.
Kini mereka mampu mandiri secara ekonomi dan bahkan berbagi pengalaman kepada kelompok lain.
Permintaan pasar terhadap produk telur yang dihasilkan juga terus meningkat karena kualitasnya yang baik,” kata Farabi.
Prabowo Bongkar Strategi Ekonomi 2027, Target Pertumbuhan 6,5 Persen dan Rupiah Tetap Stabil!
Ke depan, pengembangan peternakan akan dilakukan di lahan milik Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta dengan target peningkatan kapasitas hingga 1.000 ekor ayam.
Model pemberdayaan berbasis komunitas ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah untuk memperluas akses ekonomi bagi kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas.
Melalui kemitraan berkelanjutan, Lazismu dan UPZ DK Permata Bank Syariah berkomitmen menghadirkan program-program inovatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. :::
Penulis : Afif Fudin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Muhammadiyah






