Proyek Raksasa Pantura Dimulai! Ossy Dermawan Beberkan 3 Jurus Kunci ATR BPN

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta –  TNGarda.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa Terpadu.

Dukungan ini mencakup penguatan aspek tata ruang, percepatan perizinan, serta pengadaan tanah sebagai fondasi utama proyek strategis nasional tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menyampaikan bahwa peran ATR/BPN sangat krusial dalam memastikan proyek berjalan sesuai ketentuan hukum dan perencanaan spasial nasional.

Prabowo Bahas Aspirasi Buruh dan Peran Kampus, Strategi Baru Bangun Daerah Terungkap

“Ada tiga hal utama yang menjadi fokus kami, yakni sinkronisasi Rencana Tata Ruang dengan rencana induk, percepatan penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), serta dukungan penuh dalam pengadaan tanah,” ujar Ossy dalam Kick Off Meeting di Jakarta, Senin (04/05/2026).

Sebagai bagian dari pendekatan berbasis perencanaan, ATR/BPN memastikan bahwa proyek perlindungan pesisir ini terintegrasi dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) yang saat ini tengah direvisi.

Revisi tersebut telah mengakomodasi pembangunan infrastruktur strategis seperti tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall) di sepanjang Pantura Jawa.

Mobil Perpustakaan Keliling Lanal Nabire Tumbuhkan Literasi di Sekolah Pesisir

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan proyek tidak hanya layak secara teknis, tetapi juga memiliki legitimasi hukum dan kesesuaian spasial yang kuat.

ATR/BPN juga menegaskan kesiapan dalam mempercepat proses penerbitan KKPR, terutama jika proyek ini ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Baca Juga:  Prabowo Perintahkan Renovasi Sekolah dan Puskesmas di Pulau Miangas

Proses ini tetap mengedepankan koordinasi lintas sektor, termasuk kewenangan di wilayah laut dan kawasan hutan.

Apa Isi Pertemuan Mendes Yandri Susanto dengan Dubes Tiongkok? Target Besarnya Bisa Ubah Nasib Desa di Indonesia

Pendekatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang transparan, efisien, dan akuntabel.

Dalam aspek pengadaan tanah, ATR/BPN memastikan dukungan penuh guna menjamin kelancaran pembangunan.

Namun demikian, keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada sinergi antar kementerian dan lembaga.

Situasi Sinak Makin Kondusif! Aksi Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz 2026 Tuai Respons Tak Terduga dari Warga

Ossy menekankan pentingnya penguatan working group lintas sektor untuk mendukung integrasi data spasial dan overlay peta secara optimal.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan bahwa proyek ini membutuhkan pendekatan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Pendekatan tidak bisa parsial. Harus menyeluruh dari darat hingga laut, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Kunjungi Tokoh Perempuan Nabire, Bipeka PKS Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pendidikan Anak dan Peran Keluarga

Pertemuan ini turut dihadiri oleh sejumlah menteri, kepala lembaga, serta kepala daerah dari berbagai wilayah.

Yang menunjukkan kuatnya dukungan pemerintah terhadap proyek perlindungan pesisir nasional ini.

 

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: Kementerian ATR/BPN RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beredar Kabar Perbaikan Jaringan Hingga 4 Bulan, Telkomsel Pastikan Informasi Palsu
IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Analis Bongkar Fakta yang Diam – Diam
Buntut Heboh Nilai Minus LCC MPR, Juri dan MC Kontroversial Akhirnya Dinonaktifkan
ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa
Kemensos Bongkar Sistem Baru Bansos Digital, Data Penerima Kini Diawasi Ketat Lewat DTSEN
Kapolres, Dandim, dan Danlanal Kawal Longmarch Mahasiswa di Nabire
Utang Negara Hampir Rp10 Ribu Triliun, Ekonom Sebut APBN Mulai Kehilangan Kelenturan
Prabowo Perintahkan Renovasi Sekolah dan Puskesmas di Pulau Miangas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:04 WIB

Beredar Kabar Perbaikan Jaringan Hingga 4 Bulan, Telkomsel Pastikan Informasi Palsu

Kamis, 14 Mei 2026 - 03:37 WIB

IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Analis Bongkar Fakta yang Diam – Diam

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:16 WIB

Buntut Heboh Nilai Minus LCC MPR, Juri dan MC Kontroversial Akhirnya Dinonaktifkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:25 WIB

ADB Siap Jadi Mitra Pembangunan Desa Indonesia, Kemendes Targetkan Pengentasan Kemiskinan Desa

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:46 WIB

Kemensos Bongkar Sistem Baru Bansos Digital, Data Penerima Kini Diawasi Ketat Lewat DTSEN

Berita Terbaru