
Nabire, Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Nabire, Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi, S.T., M.Tr.Opsla., menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan dengan menghadiri syukuran Paskah bersama Yayasan Honai Papua Permai, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung khidmat di Gedung Gereja, Jalan Cristian Waray, Kampung Waharia, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Komandan Lanal Nabire dalam acara ini menjadi wujud nyata peran TNI AL dalam mempererat hubungan dengan masyarakat.
Khususnya dalam mendukung pembinaan generasi muda Papua melalui kegiatan keagamaan dan pendidikan.
Momentum Paskah dimanfaatkan sebagai sarana membangun nilai spiritual sekaligus memperkuat kebersamaan lintas elemen masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Komandan Kodim 1705/Nabire Letkol Arh Dwi Palwanto.
Hadir pula Ketua Dewan Adat Nabire Herman Sayori, Ketua Yayasan Honai Papua Permai Desi Pantoan, Pengawas Yayasan Atnand Maay, serta Gembala GPSI Pdt. Yenny Loren, S.Th.

Kehadiran para tokoh ini mencerminkan dukungan luas terhadap pengembangan pendidikan dan pembinaan karakter anak-anak Papua.
Mengusung tema “Melalui Kebangkitan-Nya, Kita Dipulihkan dan Hidup Dalam Pengharapan yang Tidak Tergoyahkan” yang diambil dari 1 Petrus 1:3.
Kegiatan ini menjadi refleksi iman sekaligus motivasi untuk terus melangkah maju di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Aksi Damai 700 Warga Puncak : Kenapa Nama Dandim Tiba-Tiba Jadi Harapan Besar?
Dalam sambutannya Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi memberikan pesan inspiratif kepada anak-anak Sekolah Minggu binaan yayasan. Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam meraih masa depan yang lebih baik.
Menurutnya, generasi muda Papua memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah dan bangsa.
“Jangan pernah berhenti menuntut ilmu. Pendidikan adalah kunci masa depan. Kalian adalah generasi penerus yang kelak bisa menjadi pemimpin di tanah Papua bahkan Indonesia nantinya,” ujar Komandan Lanal Nabire di hadapan para peserta dengan penuh semangat.
Kapolda Papua Tengah Tegaskan Komitmen Pulihkan Situasi Dogiyai, Proses Hukum Tanpa Toleransi
Sementara itu, pihak Yayasan Honai Papua Permai mengungkapkan bahwa yayasan tersebut baru berdiri pada Oktober 2025 dan kini telah berkembang pesat.
Dalam kurun waktu sekitar enam bulan, yayasan ini telah membina 11 rumah belajar dengan total sekitar 300 anak serta didukung oleh kurang lebih 20 tenaga pengajar yang mayoritas merupakan ibu-ibu dengan semangat pengabdian tinggi.
Yayasan juga berharap adanya dukungan lebih lanjut dari pemerintah, khususnya dalam sektor pendidikan, guna meningkatkan kualitas pembelajaran bagi anak-anak Papua.
Langkah Mengejutkan Prabowo Subianto: Sampah Kota Besar Akan Disulap Jadi Energi, Ini Dampaknya
Dengan keterbatasan yang ada, para pengajar tetap berkomitmen memberikan pendidikan terbaik demi masa depan generasi penerus.
Melalui kegiatan syukuran Paskah ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah, tokoh adat, dan lembaga pendidikan.
Kebersamaan yang tercipta dalam suasana penuh sukacita, ibadah, dan puji-pujian menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci dalam membangun Papua yang lebih maju dan sejahtera.
Penulis : Afif
Editor : Fudin
Sumber Berita: Lanal.Nabire


