Viral ! Aksi Lilin Kemanusiaan di Nabire Jadi Sorotan,Seruan Lindungi Warga Sipil Menggema Keras

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 02:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah – TNGarda.com – Aksi solidaritas bertajuk “Lilin Kemanusiaan” digelar sebagai respons atas situasi kemanusiaan yang masih dirasakan masyarakat sipil di Tanah Papua.

Kegiatan ini berlangsung di Kapela SMA YPPK Adhi Luhur Nabire pada Kamis, 23 April 2026, dan diinisiasi oleh Pemuda Katolik Komisariat Daerah Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi tersebut menjadi simbol keprihatinan sekaligus bentuk refleksi bersama atas dampak konflik berkepanjangan terhadap warga sipil.

Suara Mahasiswa Puncak dari Nabire untuk Situasi di Kampung Halaman

Dalam kegiatan ini, para peserta menyalakan lilin sebagai tanda solidaritas dan doa bagi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di Papua.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai elemen masyarakat, menunjukkan adanya kepedulian kolektif terhadap isu kemanusiaan, khususnya perlindungan kelompok rentan.

Pesan utama yang disampaikan dalam aksi ini adalah pentingnya perlindungan terhadap warga sipil.

Mendes Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke 68 Lombok Barat, Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi Nasional

Seruan “Lindungi rakyat sipil di atas Tanah Papua” menjadi fokus utama, mencerminkan harapan agar keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam setiap kebijakan.

Dari perspektif kemanusiaan, masyarakat sipil—terutama perempuan dan anak-anak—merupakan kelompok yang paling terdampak dalam situasi konflik.

Kondisi ketidakamanan yang berlangsung dalam jangka panjang dinilai telah memengaruhi kualitas hidup, termasuk akses terhadap pendidikan, rasa aman, dan kesejahteraan sosial.

TNI Tebar Kasih di Puncak Jaya, Satgas Yonif 743 / PSY Perkuat Kebersamaan Bersama Warga Mondu

Perwakilan Pemuda Katolik pusat melalui Departemen Gugus Tugas Papua periode 2024–2027, Abeth A. You, menyampaikan bahwa isu kemanusiaan di Papua perlu dilihat secara komprehensif dan tidak disederhanakan sebagai data statistik semata.

Baca Juga:  Beredar Kabar Perbaikan Jaringan Hingga 4 Bulan, Telkomsel Pastikan Informasi Palsu

Menurutnya, setiap peristiwa memiliki dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, dialog, serta upaya damai yang berkeadilan.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan Lilin Kemanusiaan bukan merupakan bentuk provokasi, melainkan ruang refleksi bersama.

Bukan Sekadar Operasi, Ini Rahasia Satgas Damai Cartenz Jaga Mental dan Kekuatan Personel

Dalam suasana hening, peserta diajak untuk mengingat kembali nilai-nilai universal seperti solidaritas, empati, dan penghormatan terhadap kehidupan manusia.

“Setiap nyawa berharga, dan setiap bentuk penderitaan layak mendapat perhatian,” ujar Abeth A. You dalam keterangannya.

Dari sisi tata kelola kebijakan, aksi ini menjadi pengingat bagi pemerintah dan pemangku kepentingan agar memperkuat langkah perlindungan terhadap warga sipil.

Hal ini sejalan dengan prinsip hak asasi manusia yang menempatkan keselamatan individu sebagai prioritas utama.

Selain itu, kegiatan ini juga memperlihatkan peran organisasi masyarakat sipil dalam menyuarakan isu kemanusiaan secara damai dan konstruktif.

Kapolda Papua Tengah Tegaskan Komitmen Pulihkan Situasi Dogiyai, Proses Hukum Tanpa Toleransi

Partisipasi publik menjadi elemen penting dalam mendorong perhatian yang lebih luas terhadap kondisi di Papua.

Dengan pendekatan berbasis kemanusiaan dan dialog, diharapkan upaya penyelesaian konflik di Papua dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan.

Aksi solidaritas seperti ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah dinamika yang terjadi.

Penulis : Afif

Editor : Fudin

Sumber Berita: TNGarda.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tngarda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi 1448 H di Masjid Siroodjul Jannah Nabire, Momentum Perkuat Iman, Ukhuwah dan Kepedulian
erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga
Wanggar Rawan Karhutla, Kepala Suku Rayon Nabire Barat Minta Warga Hentikan Pembakaran Sembarangan
156 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Paniai dan Nabire Terbanyak
Kepala Suku Besar Gwoa Ajak Warga Samabusa Cegah Karhutla dan Jaga Keamanan Kampung
Massa IKT Gelar Aksi Solidaritas di PN Nabire, Tuntut Sidang Kasus Kematian Remaja Waroki Terbuka
577 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Tertinggi dengan 356 Titik
Terungkap! Perkara ABH di Nabire Masuk Tahap II, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Masjid Siroodjul Jannah Nabire, Momentum Perkuat Iman, Ukhuwah dan Kepedulian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 01:31 WIB

erasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Interaksi Bersama Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:44 WIB

Wanggar Rawan Karhutla, Kepala Suku Rayon Nabire Barat Minta Warga Hentikan Pembakaran Sembarangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:40 WIB

156 Hotspot Terdeteksi di Papua Tengah, Paniai dan Nabire Terbanyak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:15 WIB

Kepala Suku Besar Gwoa Ajak Warga Samabusa Cegah Karhutla dan Jaga Keamanan Kampung

Berita Terbaru